Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Seks Tanpa Orgasme Bisa Perbaiki Pernikahan
14 Oktober 2012 - dibaca : 2.583 kali

Seks Tanpa Orgasme Bisa Perbaiki Pernikahan

Orgasme dalam sebuah hubungan suami istri menjadi hal yang penting, bahkan terkadang sebagai tolak ukur sebuah kebahagian rumah tangga. Tak anyal Anda dibombardir dengan segal tips dan trik memuaskan pasangan dan juga Anda. Sadarkah Anda hal ini bisa juga berbalik menjadi bumerang dalam keharmonisan rumah tangga Anda? Sebab, jika terjadi masalah di topik yang satu ini, bisa menimbulkan ketidak harmonisan.

Tetapi ternyata sengaja tidak mencapai klimaks dalam sebuah hubungan seks bisa menjadi terapi untuk memperbaiki hubungan pernikahan yang sedang retak atau sudah hambar.

Metode ini dinamakan Karezza–diambil dari Bahasa Italia, Carezza yang berarti membelai—yakni sengaja menghindari orgasme dan lebih menekankan kepada hubungan emosi, kedekatan, dan perhatian kepada pasangan. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Dr Alice Bunker Stockham dari Chicago pada 1896 dan kemudian dikembangkan oleh banyak dokter.

Hingga saat ini, sudah banyak pasangan yang mengakui teknik Karezza telah membantu menyelamatkan perkawinan mereka, menghadirkan gairah baru dalam kehidupan seksual, menghilangkan kecanduan pada pornografi, bahkan menyembuhkan berbagai disfungsi seksual.

“Teknik ini mengubah hakikat hubungan seks lebih dari sekadar hubungan fisik, tetapi keintiman, hubungan emosional, pikiran, dan hati. Tingkat kepuasannya terbatasi oleh orgasme,” ujar Marnia L Robinson, penulis buku Cupid’s Poison Arrow.

Tertarik? Ini dia daftar panduan untuk membuat aktivitas hubungan tanpa klimaks Anda memuaskan:
-    Senyum pada pasangan.
-    Tatap pasangan dengan mesra dan menggoda selama beberapa saat.
-    Beri perhatian dan serasikan deru napas masing-masing.
-    Belai atau pijat secara halus kepala dan bahu pasangan.
-    Dekap pasangan Anda dalam diam selama 20 menit hingga setengah jam.
-    Nikmati suasana itu dan jangan ragu untuk mengeluarkan suara-suara untuk mengekspresikan kasih sayang atau kepuasan tanpa kata-kata.
-    Beri kenyamanan pada pasangan dengan memijat, membelai, dan memeluk selama beberapa saat.
-    Mulailah prosesi foreplay dengan sentuhan dan lain-lain.
-    Bercintalah untuk menikmati kebersamaan dan kasih sayang pada pasangan, bukan untuk sebuah orgasme.
-    Terakhir dan yang paling penting, sediakan waktu demi pasangan Anda. Cara ini membutuhkan Anda untuk menyediakan banyak waktu, melakukan teknik ini dengan terburu-buru karena kesibukan kerja atau yang lain tidak akan berguna sama sekali.


Terpopuler