3 Cara Cari Tahu yang Dia Mau
14 Oktober 2012 - dibaca : 2.360 kali

3 Cara Cari Tahu yang Dia Mau

Semua orang yang sedang dalam relationship pasti menyadari bahwa komunikasi itu penting. Masalahnya, tak semua pria itu sama. Ada pria yang memang andal dalam berkomunikasi. Tetapi ada juga pria yang tak suka banyak bicara. Hanya pada waktu dan cara yang tepat, mereka bisa diajak bicara. Kalau komunikasinya tidak lancar, sangat sulit menebak keinginannya. Nah,  berikut ini bocoran dari pria tentang tiga hal yang ia inginkan dari wanita.

1. Jangan terlalu emosional
Bila Anda bertanya kepada pria tentang pertandingan bola semalam atau cara mengatasi mobil mogok, pasti pria dengan senang hati menjelaskan pada Anda secara detail. Coba tanya soal perasaannya? Yang terjadi si dia bisa tiba-tiba menjadi gagap. Kebanyakan pria dibesarkan dengan mengabaikan sisi emosinya. Jika Anda mempunyai isu penting yang membutuhkan sesi bicara, tanggalkan sisi emosional Anda. Jangan lakukan sambil menangis apalagi jerit-jerit, pria akan menganggap hal ini sebagai sebuah ancaman. Mereka tak menyukainya. Tenangkan diri Anda lebih dahulu sebelum memulai pembicaraan dari hati ke hati dengannya.

2. Jangan tersinggung saat dia asyik sendiri
Saat menonton pertandingan olahraga atau pun film kesukaannya, sering kali ia terlihat diam, seolah tak memiliki tanda kehidupan sama sekali. Perilaku seperti ini sangat normal! Yang dia inginkan saat itu hanya "berhibernasi". Pasti Anda berpikir, "Ada apa dengannya?" "Kenapa dia tak bicara sama sekali?"  Lebih parahnya lagi, Anda berpikir si dia sudah bosan pada Anda. Sebenarnya 99 persen situasi ini  tak ada hubungannya dengan Anda. Pria hanya butuh ruang dan waktu buat dirinya sendiri. Ini merupakan sebuah langkah yang besar dalam sebuah hubungan untuk memberikannya waktu bebas, juga agar Anda menyadari kepentingannya.

3. Jangan terlalu mengkritik
Pada suatu malam yang indah Anda berdua memutuskan  makan malam bersama. Saat memesan menu, tanpa sadar si dia bergenit-genit dengan pelayan. Jangan langsung menuduhnya melakukan hal yang salah, kasar, tidak tahu adat, dan tidak menghargai Anda. Bila hal tersebut Anda lakukan, si dia justru akan bersikap defensif. Akibatnya Anda akan berdebat sengit dengannya, sangat mungkin saling melempar kata-kata yang menyakiti hati. Ceritanya akan berbeda bila Anda menyampaikan padanya dengan tenang. Katakan tindakannya itu membuat Anda tidak nyaman, sekaligus memintanya untuk tidak mengulanginya lagi. Pria akan lebih menerima protes Anda dalam bentuk permintaan daripada tuduhan.

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler
loading...