KONTRASEPSI PASCA PERSALINAN
20 September 2012 - dibaca : 7.767 kali

KONTRASEPSI PASCA PERSALINAN

Pada umumnya klien pascapersalinan ingin menunda kehamilan berikutnya paling sedikit 2 tahun atau tidak ingin tambahan anak lagi.konseling tentang keluarga berencana atau metode kontrasepsi sebaiknya diberikan sewaktu asuhan antenatal atau pascapersalinan.

Klien pascapersalinan dianjurkan :

1. Member ASI Eksklusif (hanya memberi ASI saja) kepada bayi sejak lahir hingga berusia 6 bulan. Sesudah bayi berusia 6 bulan diberikan makanan pendamping ASI dengan pemberian ASI diteruskan sampai anak berusia 2 tahun.

2. Tidak menghentikan ASI untuk mulai suatu metode kontrasepsi.

3. Metode kontrasepsi pada klien menyusui dipilih agar tidak mempengaruhi ASI atau kesehatan bayi

 

INFERTILITAS PASCA PERSALINAN

1. Pada klien pasca persalinan yang tidak menyusui, masa infertilitas rata-rata berlangsung sekitar 6 minggu.

2. Pada klien pasca persalinan yang menyusui, masa infertilitas lebih lama. Namun kembalinya kesuburan tidak dapat diperkirakan.

 

METODE AMENOREA LAKTASI (MAL)

1. Menyusui secara eksklusif merupakan suatu metode kontrasepsi sementara yang cukup efektif selama klien belum mendapat haid dan waktunya kurang dari 6 bulan pasca persalinan. Efektivitas dapat mencapai 98%.

2. Efektif bila menyusui lebih dari 8 kali sehari dan bayi mendapat cukp asupan per laktasi.

 

SAAT MULAI MENGGUNAKAN KONTRASEPSI

Waktu mulai kontrasepsi pasca persalinan tergantung dari status menyusui. Metode yang langsung dapat digunakan :

- Spesmisida

- Kondom

- Koitus interuptus

 

1. Klien Menyusui

a. Klien menyusui tidak memerlukan kontrasepsi pada 6 minggu pasca persalinan. Pada klien yang menggunakan MAL waktu tersebut dapat sampai 6 bulan.

b. Gambar berikut menunjukkan waktu yang dianjurkan untuk mulai suatu metode kontrasepsi. Jika klien menginginkan metode selain MAL perlu didiskusikan efek samping metode kontrasepsi tersebut terhadap laktasi dan kesehatan bayi. Sebagai contoh pil kombinasi dan suntikan kombinasi merupakan pilihan terakhir. Pil kombinasi meskipun dengan dosis rendah (30-35µg EE) akan mengurangi produksi ASI dan secara teoritis akan berpengaruh terhadap pertumbuhan normal bayi pada 6-8 minggu pasca persalinan. Tunggulah 8-12 minggu pasca persalinan sebelum mulai pil kombinasi atau suntikan kombinasi.

2. Klien Tidak Menyusui

Klien tidak menyusui umumnya akan mendapat haid kembali dalam 4-6 minggu pasca persalinan. Kurang lebih 1/3 nya berupa siklus ovulatoir. Oleh karena itu, kontrasepsi harus mulai pada waktu atau sebelum hubungan seksual pertama pasca persalinan. Karena masalah pembekuan darah masih terdapat pada 2-3 minggu pasca persalinan, kontrasepsi kombinasi jangan dimulai sebelum 3 minggu pasca persalinan.

 

Sebaiknya kontrasepsi progestin dapat segera dimulai pasca persalinan karena metode ini tidak meningkatkan resiko masalah pembekuan darah.

 

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler