Metode Kontrasepsi Pasca Persalinan
20 September 2012 - dibaca : 2.999 kali

Metode Kontrasepsi Pasca Persalinan

1.MAL

Waktu pasca persalinan

a. Mulai segera pasca persalian

b. Efektivitas tinggi sampai 6 bulan pasca persalinan dan belum haid

Ciri-ciri khusus

a. Manfaat kesehatan bagi ibu dan bayi

b. Memberikan waktu untuk memilih metode kontrasepsi yang lain

Catatan

a. Harus benar-benar ASI Eksklusif

b. Efektivitas berkurang jika mulai suplementasi

 

2. Kontrasepsi kombinasi

Waktu pasca persalinan

a. Jika menyusui :

-Jangan dipakai ssebelum6-8 minggu pasca persalinan

-Sebaiknya tidak dipakai dalam waktu 6 minggu – 6 bulan pasca persalinan

b. Jika pakai MAL tunda sampai 6 bulan

c. Jika tidak menyusui dapat dimulai 3 minggu pasca persalinan

Ciri-ciri khusus

a. Selama 6-8 minggu pasca persalinan, kontrasepsi kombinasi akan mengurangi ASI dan mempengaruhi tumbuh kembang bayi.

b. Selam 3 minggu pasca persalinan kontrasepsi kombinasi meningkatkan resiko masalah pembekuan darah.

c. Jika klien tidak mendapat haid dan sudah hubungan seksual, mulailah kontrasepsi kombinasi setelah yakin tidak ada kehamilan.

Catatan

a. Kontrasepsi kombinasi merupakan pilihan terakhir pada klien menyusui.

b. Dapat diberikan pada klien dengan riwayat preeclampsia atau hipertensi dalam kehamilan.

c. Sesudah 3 minggu pasca persalinan tidak meningkatkan resiko pembekuan darah.

 

3. Kontrasepsi progestin

Waktu pasca persalinan

a. Sebelum 6 minggu pasca persalinan, klien menyusui jangan menggunakan kontrasepsi progestin.

b. Jika menggunakan MAL, kontrasepsi progestin dapat ditunda sampai 6 bulan.

c. Jika tidak menyusui dapat segera dimulai.

d. Jika tidak menyusui, lebih dari 6 minggu pasca persalinan atau sudah dapat haid, kontrasepsi progestin dapat dimulai setelah yakin tidak ada kehamilan

Ciri-ciri khusus

a. Selama 6 minggu pertama pasca persalina, kontrasepsi progestin mempengaruhi perkembangan bayi

b. Tidak ada pengaruh terhadap ASI.

Catatan

Perdarahan irregular dapat terjadi

 

4. AKDR

Waktu pasca persalinan

a. Dapat dipasang langsung pasca persalinan, sewaktu SC atau 48 jam pasca persalinan

b. Jika tidak, insersi ditunda sampai 4-6 minggu pasca persalinan

c. Jika laktasi atau haid sudah dapat, insersi dilakukan sesudah yakin tidak ada kehamilan

Ciri-ciri khusus

a. Tidak ada pengaruh terhadap ASI

b. Efek samping lebih sedikit pada klien yang menyusui

Catatan

a. Insersi postplasental memerlukan petugas terlatih khusus

b. Konseling perlu dilakukan sewaktu asuhan antenatal

c. Angka pencabutan AKDR tahun pertama lebih tinggi pada klien menyusui

d. Ekspulsi spontan lebih tinggi (6-10%) pada pemasangan pascaplasental

e. Sesudah 4-6 minggu pasca persalinan teknik sama dengan pemasangan waktu interval

 

5. Kondom / spermisida

Waktu pasca persalinan

a. Dapat digunakan setiap saat pasca persalinan

Ciri-ciri khusus

a. Tidak ada pengaruh terhadap laktasi

b. Sebagai cara sementara sambil memilih metode lain

Catatan

Sebaiknya pakai kondom yang diberi pelicin

 

6. Diafragma

Waktu pasca persalinan

> Sebaiknya tunggu sampai 6 minggu pasca persalinan

Ciri-ciri khusus

> Tidak ada pengaruh terhadap laktasi

Catatan

a. Perlu pemeriksaan dalam oleh petugas

b. Penggunaan spermisida membantu mengatsi masalah keringnya vagina

 

7.KB Alamiah

Waktu pasca persalinan

> Tidak dianjurkan sampai siklus haid kembali teratus

Ciri-ciri khusus

> Tidak ada pengaruh terhadap laktasi

catatan

a. Lender serviks tidak keluar seperti haid regular lagi

b. Suhu basal tubuh kurang akurat jika klien sering terbangun pada malam untuk menyusui

 

8.Koitus interuptu atau abstinensia

Waktu pasca persalinan

> Dapat digunakan setiap waktu

Ciri-ciri khusus

a. Tidak ada pengruh terhadap laktasi atau tumbuh kembang bayi

b. Abstinensia 100% efektif

Catatan

a. Beberapa pasangan tidak sanggup untuk abstinensi

b. Perlu konseling

 

9. Kontrasepsi mantap : tubektomi

Waktu pasca persalinan

a. Dapat dilakukan dalam 48 jam pasca persalinan

b. Jika tidak, tunggu sampai 6 minggu pasca persalinan

Ciri-ciri khusus

a. Tidak ada pengaruh terhadap laktsi atau tumbuh kembang bayi

b. Minilaparatomi pasca persalinanpaling mudah dilakukan dalam 48 jam pasca persalinan

Catatan

a. Perlu anestesi local

b. Konseling sudah harus dilakukan sewaktu asuhan antenatal

 

10. Vasektomi

Waktu pasca persalinan

> Dapat dilakukan setiap saat

Ciri-ciri khusus

> Tidak segera efektif karena perlu paling sedikit 20 ejakulasi (±3 bulan) sampai benar-benar steril

Catatan

> Merupakan salah satu cara KB untuk pria

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler