Atasi Malnutrisi dengan Pioglitazon
09 Oktober 2012 - dibaca : 2.170 kali

Atasi Malnutrisi dengan Pioglitazon

Pioglitazon yang selama ini digunakan untuk mengatasi resistensi insulin pasien diabetes terbukti dapat menjadi alternatif terapi suportif untuk mengatasi penurunan berat badan akibat kanker, khususnya pada pasien kanker getah bening non-Hodgkin (limfoma malignum non-Hodgkin). Pioglitazon dapat memperbaiki status nutrisi, dan resistensi insulin.

Demikian kesimpulan disertasi doktor yang dipertahankan Dody Ranuhardy (54) dalam sidang di hadapan dewan penguji di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Jakarta, Jumat (9/9), yang diketuai Prof Sarwono Waspadji.

Dody yang dipromotori Prof Ari Harryanto Reksodiputro, dengan kopromotor Prof Rianto Setiabudy dan Prof Zubairi, dinyatakan lulus dengan nilai A.

Disertasi Dody berjudul ”Pengaruh pemberian pioglitazon terhadap status nutrisi pada pasien Limfoma Malignum Non Hodgkin yang mendapat kemoterapi CHOP (cyclophosphamide, doxorubicin, vincristine, dan prednison): Tinjauan terhadap perubahan kadar Tumor Necrosis Factor Alpha (TNF-a), interleukin (IL-1ß dan IL-6)”.

Penelitian dilakukan Dody, yang juga Direktur Medis RS Kanker Dharmais, selama November 2009 hingga Februari 2011 pada 18 pasien kanker yang memenuhi kriteria inklusi di Poliklinik Onkologi RSK Dharmais.

”Gangguan nutrisi sering terjadi pada pasien kanker, sebelum ataupun selama pengobatan, serta pada kanker lanjut. Hal ini jadi penyebab meningkatnya kesakitan dan kematian,” katanya.

Dalam penelitian diketahui terjadi kenaikan indeks massa tubuh di atas 2 kilogram per meter persegi pada kelompok pasien yang mendapat pioglitazon pascakemoterapi siklus 4 sebanyak 33,3 persen jumlah pasien. Adapun yang tanpa obat hanya 12,5 persen.

Penggunaan pioglitazon dengan dosis 30 µgram per hari sampai 12 minggu cukup aman, tidak ditemukan efek samping, berupa hipoglikemia, gangguan fungsi ginjal, fungsi hati yang bermakna pada pasien.

 

 

 

 

Sumber : kompas.com

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler