Bisakah Berhubungan Seks Selama Kemoterapi?
18 September 2012 - dibaca : 2.041 kali

Bisakah Berhubungan Seks Selama Kemoterapi?

Efek samping kemoterapi sebagai salah satu metode pengobatan kanker bisa mengorbankan kualitas hubungan suami istri. Termasuk di dalamnya adalah menurunnya aktivitas seksual. Kondisi fisik penderita kanker menurun, sementara psikisnya terganggu seperti mudah marah, tidak percaya diri, dan putus asa.

Timothy J. Moynihan, M.D., seorang ahli Onkologi dari Mayo Clinic mengatakan, pasien dan pasangannya perlu membahas hal itu dengan dokter mereka. Meskipun pada umumnya tidak masalah hubungan seks dilakukan selama proses kemoterapi berlangsung. Anda tetap dapat berhubungan seks selama merasa sanggup melakukannya.

Menurut Timothy, ada beberapa pertimbangan yang penting disimak jika menginginkan berhubungan seks selama masa kemoterapi. Pertama, ketahui jenis kanker apa yang Anda alami. Apabila kanker tersebut mempengaruhi organ kelamin Anda, hubungan seks perlu waktu panjang. Usai prosedur dan terapi, dokter akan merekomendasikan Anda tidak berhubungan seks sampai proses penyembuhan selesai.

Kedua, ketahui apa jenis kemoterapi yang Anda terima. Beberapa jenis  kemoterapi memberi efek perubahan pada lapisan vagina. Jika vagina terluka selama berhubungan seks tentu lebih beresiko. Jenis lainnya, kemoterapi dengan dosis tinggi akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh sampai titik terbawah. Bila demikian, berhubungan seks bukanlah ide baik.

Ketiga, adakah kemungkinan hamil? Menurut Timothy, apabila berhubungan seks berakibat pada kehamilan maka sebaiknya tunda dulu. Kehamilan sangat tidak disarankan selama masa kemoterapi. Efek metode ini berpotensi mempengaruhi perkembangan janin.

Keempat, apakah pasangan Anda siap menerima reaksi alergi yang mungkin saja terjadi selama proses kemoterapi. Meskipun kemungkinannya kecil, secara teori, reaksi dan alergi pada pasangan saat berhubungan seks mungkin terjadi.

Terakhir, ukur kemampuan diri Anda apakah merasa sanggup melakukan hubungan seks. Masa kemoterapi merupakan masa panjang yang menguras tenaga Anda. Kelelahan dipastikan sebagai salah satu efek samping utama. Di saat diri sangat lelah, apakah Anda sanggup menjalani aktivitas seksual bersama pasangan?

Hubungan intim antara suami istri ketika salah satu sedang menjalani kemoterapi tidak melulu diekspresikan lewat hubungan seksual. Ada cara lain untuk tetap mewujudkan kasih sayang melalui tindakan sederhana seperti mencium, memeluk, berkegiatan bersama serta selalu siap berada di sampingnya.

 

 

 

 

sumber : kompas.com

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler