MEKANISME KEHILANGAN PANAS PADA BAYI
16 September 2012 - dibaca : 2.566 kali

MEKANISME KEHILANGAN PANAS  PADA BAYI

Bayi baru lahir tidak dapat mengatur temperatur tubuh secara memadai dan dapat secara memadai dan dapat dengan cepat kedinginan jika kehilangan panas tidak segera dicegah. Bayi akan mengalami kehilangan panas (hipotermi) beresiko tinggi untuk jatuh sakit atau meninggal.

Mekanisme kehilangan panas pada BBL terjadi melalui :

1)      Evaporasi

Kehilangan panas terjadi penguapan cairan.

2)     Konduksi

Kehilangan panas melalui kontak langsung antara tubuh bayi dengan permukaan yang dingin.

3)     Konveksi

Kehilangan panas yang terjadi saat bayi terkapar dengan udara sekitar yang lebih ringan.

4)     Radiasi

Kehilangan pans yang terjadi saat bayi ditempatkan dekat benda yang mempunyai temperatur lebih rendah daripada temperatur tubuh bayi.

Cara mencegah kehilangan panas pada BBL antara lain :

  1. Mengeringkan bayi dengan seksama, selimuti badan dan kepala bayinya.
  2. Anjurkan ibu untuk memeluk dan menyusukan bayinya.
  3. Menimbang bayi setelah memakai baju serta memandikan setelah 6 jam.
  4. Menempatkan bayi di lingkungan yang hangat dan kering.