Penyebab, Pencegahan, Gejala dan Pengobatan Penyakit Radang Selaput Otak (Meningitis) pada Anak
12 November 2013 - dibaca : 5.478 kali

Penyebab, Pencegahan, Gejala dan Pengobatan Penyakit Radang Selaput Otak (Meningitis) pada Anak

Meningitis adalah penyakit yang mulai sering terjadi di masyarakat. Otak dan sumsum tulang belakang dikelilingi oleh lapisan yang disebut meninges. Infeksi atau peradangan pada meninges disebut meningitis. Biasanya ada cairan antara meninges dan otak atau sumsum tulang belakang yang disebut cairan cerebrospinal (CSF). Dalam meningitis, CSF menjadi terinfeksi.

Penyebab meningitis
Meningitis disebabkan oleh infeksi dengan virus atau bakteri. Penyebab meningitis juga bisa berupa jamur atau sel (kanker) ganas namun jarang terjadi. Secara umum, meningitis akibat bakteri (bacterial meningitis) lebih berat dibanding dengan meningitis yang disebabkan oleh virus (viral meningitis). Kebanyakan anak dengan meningitis virus sembuh sepenuhnya. Beberapa anak dengan meningitis mungkin memiliki masalah jangka panjang, tapi ini tergantung pada penyebab infeksi dan usia anak.

Gejala Meningitis
Gejala meningitis pada bayi dan anak-anak mungkin sangat non-spesifik. Anak yang lebih tua mungkin bisa mengeluh gejala yang lebih spesifik seperti sakit kepala atau cahaya menyilaukan mata mereka.

Gejala umum meningitis adalah:
•    Demam tinggi
•    Sifat lekas marah
•    Kelesuan dan kantuk
•    Muntah dan hilangnya nafsu makan
•    Sakit kepala.

Gejala lain yang mungkin termasuk:
•    Pada bayi muda, fontanelnya menonjol
•    Ruam (baik titik atau memar)
•    Fits (kejang)
•    Leher kaku
•    Mengeluh bahwa cahaya sakit mata mereka (fotofobia)
•    Kebingungan
•    Perubahan pola pernapasan (cepat atau lambat)
•    Kesulitan berjalan atau nyeri betis.

Jenis Meningitis
Meningitis bakteri
Dua bakteri yang paling umum sebagai penyebab meningitis pada anak-anak adalah meningococcus dan pneumokokus. Kedua bakteri ini hidup di hidung atau tenggorokan, dapat memasuki aliran darah dan pada kesempatan yang jarang terjadi kemudian menginfeksi meninges.

Meningitis meningokokus dapat diteruskan (ditransmisikan) kepada anak-anak lain meskipun hal ini memerlukan kontak dekat dan jarang terjadi. Antibiotik dapat diberikan kepada keluarga dan teman dekat untuk mencegah penyebarannya.

Meningitis pneumokokus hampir tidak pernah ditularkan kepada orang lain. Sangat penting untuk memantau anak-anak yang pernah mengalami meningitis bakteri untuk masalah jangka panjang, terutama dengan masalah pendengarannya. Anak-anak yang tampak normal di RS setelah meningitis bakteri diidentifikasi jarang memiliki masalah di kemudian dan banyak masalah awal membaik seiring waktu. Selain itu sangat penting juga bagi anak yang pernah terkena meningitis untuk melakukan tes pendengaran dan konsultasi lanjutan dengan dokter anak.

Meningitis viral
Viral meningitis biasanya tidak lebih parah daripada meningitis bakteri, kecuali dalam kasus di mana virus ini juga menyebabkan radang otak (ensefalitis) serta meningitis. Penyakit yang dapat menyebabkan meningitis virus atau ensefalitis termasuk gondok, campak dan polio. Semua penyakit ini semua dapat dicegah dengan imunisasi. Tingkat penyakit campak dan gondok sekarang sudah menurun menjadi langka akibat dari imunisasi, jadi virus penyebab umum meningitis kebanyakan merupakan enterovirus. Enterovirus bisa ditemukan di sekret pernapasan atau kotoran dan masuk mulut melalui tangan yang terkontaminasi, makanan atau minuman. Mencuci tangan dapat mengurangi penyebaran virus ini.

Lumbar puncture
Cairan yang mengelilingi sumsum tulang belakang, yang dikenal sebagai CSF dapat diambil sebagai sample untuk melihat apakah sudah terinfeksi dengan menggunakan jarum yang dimasukkan ke tulang belakang. Ini disebut pungsi lumbal. Jarum dimasukkan antara dua tulang di tulang belakang (vertebra) dan ke CSF. Jarum tidak masuk ke sumsum tulang belakang. CSF dari belakang hanya seperti CSF sekitar otak dan karena itu memberikan informasi yang sama saat diuji.

Pencegahan Meningitis
Banyak penyebab meningitis dapat dicegah dengan imunisasi yaitu dengan menggunakan vaksin HIB (lihat vaksin yang dibutuhkan anak-anak). Anda bisa melakukan konsultasi lanjutan untuk masalah ini dengan dokter.

Pengobatan
Jika Anda khawatir anak Anda mungkin memiliki meningitis, Anda harus membawa anak Anda ke dokter atau rumah sakit segera.
Bakteri meningitis dapat diobati dengan antibiotik, sementara meningitis viral mungkin memerlukan perawatan yang lebih  sedikit. Cara seorang anak terinfeksi oleh penyakit berbeda untuk setiap anak.

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler