Tips Meningkatkan Kecerdasan Anak
05 November 2013 - dibaca : 1.602 kali

Tips Meningkatkan Kecerdasan Anak

Setiap orang tua pasti menginginkan putra-putrinya tumbuh cerdas dan sehat. Berbagai cara dilakukan untuk merangsang dan meningkatkan kecerdasan anak seperti mengikutsertakannya dalam berbagai kursus kecerdasan, melibatkannya pada kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler di luar sekolah, dan lain sebagainya. Sebenarnya banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi kecerdasan anak anda, beberapa diantaranya adalah gizi anak itu sendiri dan faktor keturunan. Namun demikian, cukup banyak hal-hal yang dapat anda lakukan untuk merangsang kecerdasan otak pada anak. Bagi anda yang penasaran hal-hal apa saja yang dapat merangsang kecerdasan anak, berikut beberapa tips dan penjelasaannya meningkatkan kecerdasan anak :  
 
Memberikan ASI
Bagi bayi yang ada dalam tahap tumbuh kembangnya, ASI merupakan makanan pokok yang tidak boleh ditinggalkan. ASI diketahui sangat bagus untuk perkembangan otak bayi. Beberapa penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa memberikan ASI memiliki banyak keuntungan bagi pertumbuhan bayi. Selain menjadi sumber makanan yang penting, ASI juga bisa mencegah terjadinya infeksi berbahaya. Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Denmark pernah menyatakan bahwa seorang bayi yang disusui ASI selama 9 bulan mengalami pertumbuhan yang signifikan dan ternyata lebih cerdas dibandingkan bayi yang hanya disusui ASI selama 1 bulan atau bahkan dibawahnya.
 
Sarapan
Sarapan sangat penting untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat belajar. Bagi anak-anak yang tak terbiasa sarapan biasanya mudah merasa marah, lebih cepat lelah, serta mudah bereaksi dibandingkan mereka yang terbiasa sarapan. Oleh karena itu, biasakanlah anak anda untuk selalu tidak melewatkan sarapan.  
 
Membaca
Membaca juga sangat baik bagi kecerdasan anak. Membaca merupakan satu aktivitas yang dapat meningkatkan perkembangan kognitif dan pembelajaran pada anak-anak di segala usia. Sebagai orang tua, ajarilah anak-anak untuk gemar membaca sejak dini.
 
Pemenuhan gizi
Usahakan untuk tidak membiasakan anak makan makanan yang tidak sehat semisal ‘junk food’ dan sebagai gantinya berikanlah makanan yang tinggi kandungan gizinya. Pemenuhan gizi yang cukup pada anak dapat mempengaruhi perkembangan motorik dan mentalnya, utamanya anak dalam usia dini. Sebagai contoh, zat besi sangat dibutuhkan anak-anak untuk perkembangan yang lebih baik pada otaknya. Apabila anak kurang asupan zat besi, impuls syarafnya dapat bergerak melambat. 
 
Olahraga
Suatu studi oleh para peneliti dari Universitas Illinois mengungkapkan adanya hubungan kuat antara kondisi fisik yang bugar dengan prestasi akademik anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar. Aktivitas olahraga selain berkontribusi bagi kecerdasan anak juga dapat mendorong kepercayaan diri anak, melatih jiwa kepemimpinan, serta mengajarkannya untuk dapat bekerja dalam tim.
 
Belajar Musik
Mempelajari musik terbukti sangat baik untuk merangsang kecerdasan anak, utamanya otak kanan. Menurut suatu penelitian yang dilakukan para peneliti Universitas Toronto beberapa waktu lalu, pelajaran musik mampu meningkatkan perkembangan akademik dan IQ anak. Dari penelitian tersebut juga diungkapkan bahwa anak yang belajar musik semenjak kecil ternyata memiliki nilai lebih bagus ketika menginjak masa SMU dan tingkat IQ-nya juga cukup tinggi saat dewasa.
 
Ajarkan permainan yang mengasah otak
Mengajarkan anak permainan yang mengasah otaknya seperti catur atau teka-teki silang terbukti dapat merangsang kecerdasan anak, yakni otak kanannya. Selain itu, Sudoku juga menjadi salah satu alternatif permainan untuk melatih anak berpikir strategis, mampu memecahkan masalah, serta mengambil keputusan dengan tepat sekaligus menikmati keasyikan Sudoku  itu sendiri. Usahakan untuk membuat permainan-permainan ini selalu ada di rumah anda dan ajaklah putra-putri anda untuk aktif bermain permainan tersebut. 
 
Menguatkan rasa percaya diri 
Menginjak usia remaja, terkadang muncul pikiran-pikiran negatif pada anak-anak yang bisa membatasi potensi dalam dirinya. Orang tua disarankan untuk menguatkan rasa percaya diri serta memberikan keyakinan optimis pada anak. Salah satu contohnya adalah dengan mendorong anak-anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial atau olahraga tim.
 
Menggali rasa ingin tahu 
Menggali rasa ingin tahu pada anak tentang segala sesuatu khususnya pengetahuan baru sangatlah penting. Dukunglah hobi dan minat anak-anak anda asalkan itu positif. Jangan bosan-bosan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan meski pertanyaan itu terdengar remeh untuk anda. Selain itu, ajarkan keahlian-keahlian yang baru bagi mereka. Kesemua hal itu bisa membantu tumbuh kembang otak anak ke arah lebih baik.
 
Mengajarkan permainan video game
Barangkali sebagian dari anda kurang sepakat dengan tips yang satu ini. Namun marilah kita lebih bijak menyikapinya. Memang benar sebagian permainan video game ada yang memiliki efek negatif pada anak, akan tetapi masih banyak jenis permainan dalam video game yang sifatnya edukatif serta merangsang kecerdasan otak anak. Baru-baru ini ada sebuah studi pada University of Rochester yang menemukan bahwa para peserta anak-anak yang bermain permainan video game ternyata dapat mempelajari isyarat visual lebih cepat dibandingkan teman-teman sebayanya yang tidak biasa memainkan video game. Maka dari itu, sudah selayaknya kita sebagai orang tua untuk selektif mengenai jenis permainan video game apa saja yang baik dan layak untuk anak.

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler
loading...