Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Penularan, Pencegahan dan Cara Mengobati Panu
05 November 2013 - dibaca : 16.479 kali

Penularan, Pencegahan dan Cara Mengobati Panu

Panu adalah jenis penyakit kulit yang biasanya disebabkan oleh pertumbuhan jamurpada kulit. Namun, panu juga bisa disebabkan oleh faktor-faktor lain. Ciri-ciri panu sendiri biasanya berupa bercak-bercak putih kecil di kulit. Tekstur kulit yang terkena panu juga agar sedikit kasar dibandingkan kulit yang sehat. Apabila anda menemukan bercak-bercak keputihan selebar biji jagung pada kulit anda dan sering terasa gatal, itu berarti anda terserang penyakit panu. Panu yang menyerang kulit biasanya akan menimbulkan rasa gatal jika tubuh mulai berkeringat. Sebenarnya ada berbagai faktor yang memicu munculnya penyakit panu, seperti diantaranya kehamilan, suhu udara yang panas dan lembab, faktor genetik atau keturunan, mengkonsumsi pil KB, maupun menggunakan obat jenis steroid seperti betametason, deksametason, prednison atau anti-inflamasi.

 
Sebagaimana diutarakan sebelumnya bahwa penyakit panu bersumber dari infeksi jamur yakni jamur jenis Pityrosporum ovale yang berkembang biak di permukaan kulit. Kulit tubuh yang dijangkiti penyakit panu bisa di bagian mana saja, contohnya pada bagian kaki, pipi, perut, tangan, punggung, dahi, dan bagian lainnya. Meskipun panu tak termasuk ke dalam golongan penyakit mematikan semisal kanker atau penyakit jantung, akan tetapi panu bisa mengakibatkan efek psikologis pada penderitanya yakni memunculkan rasa minder atau malu khususnya bagi wanita.  
 
Penularan panu
 
Selain disebabkan beberapa faktor diatas, pola penyebaran penyakit panu juga akan kami jelaskan disini. Pola penyebaran atau penularan panu biasanya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak bersih. Biasanya kebiasaan orang tersebutlah yang memicu munculnya panu. Panu menular dari kebiasaan-kebiasaan seperti berikut: 
 
oKeringat berlebih yang kemudian mengering di kulit sehingga mengakibatkan rasa lengket pada kulit. Keringat adalah sisa metabolisme yang dikeluarkan oleh tubuh. Keringat biasanya kotor dan apabila bercampur bakteri akan menimbulkan bau. Jangan biarkan keringat terus menempel hingga mengering di kulit, karena hal ini ikut menempelkan kotoran di pori-pori kulit.namun perlu anda ketahui bahwa keringat juga memiliki manfaat, anda dapat membaca "Manfaat Keringat bagi Kesehatan Tubuh"
 
oKebiasaan jarang mandi atau kurang menjaga kondisi kebersihan badan. Idealnya setiap orang mandi sehari 2 kali, itupun dengan cara mandi yang benar dan bersih. Jadi tidak sekedar mengguyurkan air ke seluruh tubuh, namun dengan menggosok-gosok kulit agar kotoran yang masih menempel dapat terlepas.
 
oTertular panu dari penderita lainnya melalui media seperti pakaian atau handuk yang digunakan bersama. 
 
Cara-cara mencegah kemunculan panu
 
Asalkan kita selalu menjaga kebersihan, sebenarnya penyakit panu bisa dihindari. Bagi anda yang tidak ingin terjangkit penyakit ini, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya. Cara-cara ini sebenarnya cukup sederhana dan berkaitan dengan pola kebiasaan anda sehari-hari. Berikut diantaranya: 
 
oMandi setidaknya 2 kali dalam sehari
oJemurlah handuk segera setelah digunakan
oHindarilah kebiasaan menggunakan pakaian atau handuk secara bergantian
oGanti pakaian dan handuk sesering mungkin
oBiasakan untuk menggantung atau menyimpan pakaian di tempat yang tidak terlalu lembab atau kering.
oSegera cuci bersih handuk atau pakaian kotor
 
Mengobati penyakit panu
 
Bersyukurlah bagi anda yang tidak terkena penyakit panu. Namun, bagi sebagian dari anda yang terlanjur terjangkit penyakit panu, anda tidak usah khawatir. Berikut akan kami berikan beberapa cara untuk mengobati penyakit panu di kulit. Cara-cara ini cukup sederhana dan sifatnya tradisional dengan memanfaatkan berbagai tanaman tertentu di sekitar kita. Mari kita simak bersama. 
 
Kunyit
Kunyit selain digunakan untuk bumbu masak, juga bisa digunakan untuk mengobati penyakit panu. Caranya, kunyit diparut kemudian dicampur dengan sedikit garam kristal atau garam dapur. Selanjutnya, gosokkan campuran kunyit tersebut pada permukaan kulit yang terkena panu.
 
Lengkuas
Begitu juga dengan manfaat kunyit, lengkuas ternyata bisa digunakan untuk mengobati panu. Untuk caranya juga sama persis seperti ramuan kunyit untuk panu.
 
Daun leunca
Ambil daun leunca di bagian pucuknya, lalu campur dengan garam kristal dan bungkus menggunakan daun pisang. Selanjutnya kukus sampai matang, kemudian gosokkan pada bagian kulit yang berpanu.
 
Kulit batang pinang
Serut kulit batang pinang menggunakan pinang yang masih berwarna hijau. Kemudian gunakan serutan tadi untuk digosokkan di area kulit berpanu.
 
Daun pare
Ambil daun pare pada bagian pucuknya, kemudian campur bersama kapur sirih. Lalu haluskan dan gosokkan campuran tersebut di daerah kulit yang berpanu.


Terpopuler