Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Cara Mengatasi Kesemutan (Parestesia)
30 Oktober 2013 - dibaca : 6.236 kali

Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Cara Mengatasi Kesemutan (Parestesia)

1. Rangsangan Listrik Terhambat

Pada dasarnya kesemutan merupakan suatu gejala dari gangguan sistem saraf sensorik akibat rangsang listrik di sistem itu tidak tersalur secara penuh. Yang paling sederhana, misalnya, jalan darah tertutup akibat satu bagian tubuh tertentu ditekuk atau tertekan terlalu lama.

Sistem saraf sensorik mempunyai prosedur kerja baku. Stimulus berupa sentuhan, tekanan, rasa sakit, dan suhu panas atau dingin diterima oleh reseptor di kulit, yang lalu dikirimkan ke saraf tepi, dan masuk ke susunan saraf pusat di sumsum tulang belakang. Di sini stimulus diteruskan ke atas sampai thalamus, terus ke kulit otak (cerebral cortex). Baru pada saat inilah apa yang dirasakan tadi disadari oleh si individu.

Kalau ada gangguan dalam jalur sensorik baku tadi, timbullah kesemutan.Yang mesti kita waspadai adalah jika ada gejala lain diluar kesemutan. Kalau ada tumor di otak selain gejala kesemutan atau bebal tadi ada juga sakit kepala, gangguan penglihatan, pendengaran, muntah-muntah dan kelumpuhan kecil.

 

2. Hormon
Gangguan pada tingkat hormon dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki dan ankle (pergelangan kaki), yang memicu tekanan pada saraf. Pembengkakan juga mengganggu aliran darah ke otot, yang menyebabkan kram dari penumpukan asam laktat dan buruknya oksigenasi.

 

3. Kekurangan Kalsium
Kalsium merupakan jenis mineral penting yang dibutuhkan untuk kontraksi otot dan transmisi syaraf. Kekurangan kalsium bisa menyebabkan kram otot dan kesemutan, tetapi mungkin juga menandakan masalah gagal ginjal, kekurangan vitamin D dan hipoparatiroidisme (penurunan fungsi kelenjar paratiroid).

 

4. Cedera
Kesemutan dan kram akibat trauma kompresi saraf dapat terjadi setelah seseorang mengalami kecelakaan cedera tulang belakang atau patah kaki. Bekas luka di sekitar saraf dan arthritis pada tulang belakang atau kaki dapat memicu sensasi abnormal dan kejang otot setahun kemudian.

5. Rheumaotid arthritis

Menurut Merck Medical Library, rheumatoid arthritis dari pergelangan kaki dapat menyebabkan tarsal tuneel syndrome. Tekanan dari dekatnya pembengkakan akan memicu kesemutan di kaki. Usahakan agar kaki Anda tetap terangkat ke atas untuk meringankan gejala. Tetapi pada beberapa kasus kronis, dokter mungkin akan menyarankan operasi.

 

 

Anak-anakpun dapat terserang gangguan kesemutan ini. Namun bila suatu kali anak mengeluh kesemutan pada jari-jari dan terus merambat ke atas besar kemungkinan itu hanya akibat kekurangan vitamin. Biasanya ini diderita anak-anak yang agak besar. Tapi kesemutan pada anak-anak jarang terjadi, karena jaringan sarafnya masih fleksibel dan anak-anak biasanya lebih aktif bergerak.

 

Solusi Alami Mengatasi Kesemutan

 

Kesemutan dapat dihilangkan dengan :

  1. Memperbaiki aliran darah di bagian tubuh yang kesemutan. misalnya dengan memijat atau menggerakan bagian tubuh yang kesemutan secara perlahan.
  2. Memberi obat yang mengandung vitamin B1, B6, dan B12 untuk mengembalikan fungsi saraf sehingga kesemutan hilang.
  3. Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol karena alkohol dapat mengakibatkan defisiensi vitamin B, terutama B1 yang sangat diperlukan dalam aktifitas saraf.
  4. Mengkonsumsi buah pisang atau kelapa muda.

 

Tips Mencegah dan Mengatasi Kesemutan

  • Jaga sikap dan posisi

Setiap kali beraktivitas, tidak ada salahnya kita menjaga sikap dan posisi tubuh yang menekan syaraf dan peredaran darah, seperti menonton tv sambil tiduran, atau menulis di lantai sambil telungkup atau tengkurap. Hindari juga tidur pada bagian yang keras.

  • Olahraga

Kita dapat mencegah kesemutan dengan berolah raga secara teratur karena cara ini dapat melancarkan peredaran darah.

Sirkulasi yang buruk atau kekurangan suplai darah ke tangan atau kaki, bisa menyebabkan mati rasa dan kesemutan. Kondisi ini biasanya terjadi ketika Anda melakukan olahraga otot yang berat atau saat udara sangat dingin.

 

  • Istirahatkan bagian tubuh yang digunakan bekerja

Saat kita bekerja, seringkali kita lupa mengistirahatkan sejenak bagian tubuh kita. Misalnya saat bekerja, seringkali tanpa sadar kita menekuk kaki atau tangan terlalu lama. Jika ini terjadi, bukan mustahil kita akan mengalami kesemutan. Begitu juga saat kita mengetik. Ada baiknya saat mengetik, kita istirahatkan jari sebentar, melemaskan jari dan siku agar aliran darah kembali normal.

  • Jaga kebutuhan vitamin B1

Kekurangan vitamin B1 dapat mengganggu aliran atau rangsangan pada sistem syaraf. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin b1, kita dapat mengonsumsi makanan yang banyak zat besi.  Bahan makanan yang kaya akan zat tersebut, antara lain daging merah, sayuran hijau segar, dan biji-bijian.

 

  • Minumlah 8 gelas air putih setiap hari

Hal ini tidak hanya mencegah dehidrasi, tetapi juga mengurangi kemungkinan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh. Jumlah cairan yang cukup di dalam tubuh harus dijaga, baik sebelum maupun sesudah beraktivitas berat atau berolahraga.

 

  • Latihan teratur

Peregangan kaki secara teratur pada siang hari akan membuat otot rileks dan mencegah kesemutan. Jika kaki kesemutan terjadi pada malam hari, regangkan kaki Anda secara lembut. Hal ini akan membantu merangsang aliran darah di kaki.

 

  • Meningkatkan asupan kalium, kalsium dan natrium

Ketiga mineral itu penting untuk membantu mengolah cairan di dalam tubuh. Konsumsi makanan kaya kalium, seperti pisang, unggas, dan ikan. Penuhi kalsium dengan mengonsumsi yogurt rendah lemak atau susu bebas lemak. Sumber alami natrium adalah bahan pangan, baik nabati maupun hewani. Umumnya pangan hewani mengandung natrium lebih banyak dibandingkan dengan nabati. Natrium juga mudah ditemukan dalam makanan sehari-hari seperti pada kecap, dan makanan hasil laut.

 

  • Kenakan alas kaki yang tepat dengan sol yang mendukung tubuh dengan baik

Alas kaki atau sepatu berhak tinggi sebaiknya dihindari.

 

  • Mandi air hangat sebelum tidur

Hal ini akan mengendurkan otot-otot di kaki dan mengurangi kemungkinan kesemutan.

 

  • Penggunaan selimut tebal

Selimut tebal dapat memberi tekanan pada kaki. Dalam udara dingin, kenakan kaos kaki supaya lebih hangat.