Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Deteksi Penyakit Melalui Iris Mata
30 Oktober 2013 - dibaca : 3.032 kali

Deteksi Penyakit Melalui Iris Mata

Kuncinya adalah retina, lapisan tipis di mata yang mengandung banyak pembuluh darah. Tidak hanya penyakit yang berhubungan dengan mata, perubahan kondisi retina juga menjadi petunjuk terkait penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah seperti jantung, stroke, diabetes, dan liver.

Mata menjadi jendela yang menunjukkan kondisi arteri. Mata yang mengalami oklusi bisa menunjukkan kemungkinan terjadinya plak atau penumpukan kolesterol yang terlalu banyak di dinding arteri. Ini biasanya ditandai dengan terjadinya penyumbatan aliran darah ke mata.

Pembengkakan saraf optik yang disertai gumpalan darah di mata juga menjadi indikasi awal adanya tumor otak. Sementara melemahnya penglihatan dan kondisi mata yang keruh biasanya mengarahkan diagnosis diabetes.

Karenanya, penting melakukan tes mata secara rutin. Bukan hanya demi stabilitas kesehatan mata, tapi juga meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit serius lainnya.

“Pemeriksaan mata rutin penting untuk melindungi kesehatan mata dan tubuh secara umum. Dengan alat khusus yang dimiliki dokter mata, kita bisa segera bertindak melakukan penanganan dini,” kata Larry Benjamin dari The Royal College Ophthalmologist, seperti dikutip Huffington Post.

Dunia medis bahkan telah memperkenalkan deteksi kesehatan tubuh melalui iris mata, area berwarna di bola mata yang mengelilingi pupil: iridologi.

Kenapa iris mata? Karena, iris mata merupakan perluasan otak. Organ-organ di dalam tubuh mengirimkan getaran-getaran ke seluruh sel tubuh dan direkam di otak. Rekaman ini kemudian dapat dilihat melalui iris mata yang berhubungan langsung dengan otak.

Iridologi

Iridologi sesungguhnya adalah ilmu yang mempelajari tanda-tanda yang terdapat pada struktur jaringan iris mata. Iris mata adalah area berwarna di bola mata yang mengelilingi pupil. Dari warna, tekstur, dan lokasi bercak-bercak pigmen di iris mata inilah kondisi kesehatan seseorang dapat dianalisis.

Kenapa iris mata? Karena, iris mata merupakan perluasan otak. Organ-organ di dalam tubuh mengirimkan getaran-getaran ke seluruh sel tubuh dan direkam di otak. Rekaman ini kemudian dapat dilihat melalui iris mata yang berhubungan langsung dengan otak.

Bagaimana Penyakit Dideteksi ?

Layaknya ‘peta jalan’, iris mata dilengkapi dengan tanda-tanda yang mampu mengindikasikan adanya kelainan di dalam tubuh. Tanda-tanda yang terdapat pada iris mata merupakan gambaran detail kondisi badan secara keseluruhan, termasuk genetika dasar, endapan toksin, bendungan sirkulasi, dan kelemahan lainnya.

Setiap mata memberikan informasi yang berbeda. Informasi yang bisa dianalisis adalah:

• Mata kanan
Menggambarkan kondisi kesehatan bagian tubuh sebelah kanan dan otak.

• Mata kiri
Menggambarkan kondisi kesehatan bagian tubuh sebelah kiri dan otak.

• Bagian atas iris
Memberikan informasi yang berkaitan dengan otak dan jantung.

• Bagian tengah iris
Berhubungan dengan perut dan pencernaan.

• Bagian terluar iris
Memberikan indikasi mengenai kondisi kolon, ginjal, hati, punggung, dan kulit.

• Lingkaran kebiruan yang mengelilingi bagian terluar iris
Menunjukkan kondisi kejiwaan, stres misalnya.

• Ukuran pupil
Menentukan seberapa besar energi yang dimiliki oleh orang yang bersangkutan.
Cara pemeriksaan

Metode tes ini sangatlah mudah. Anda cukup duduk di kursi, dagu diletakkan di atas alat penopang, mata Anda dibelalakkan, lalu kamera digital akan memotret mata Anda sebelah kiri dan kanan. Proses pemotretannya tak beda dengan pemeriksaan mata minus atau plus di dokter mata atau optik-optik. Jadi, tak ada rasa sakit, waktunya pun berlangsung singkat, kira-kira 5-10 menit.


Terpopuler