Temuan Candi di Dieng Berpotensi Jadi Obyek Wisata Baru
17 Oktober 2013 - dibaca : 1.827 kali

Temuan Candi di Dieng Berpotensi Jadi Obyek Wisata Baru

Temuan candi Hindu di Bukit Pangonan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah, berpotensi menjadi obyek wisata baru. »Selama ini kawasan candi berpusat di kompleks Candi Arjuna,” ujar Wakil Bupati Banjarnegara, Hadi Supeno, Selasa, 15 Oktober 2013.

Candi yang diberi nama oleh umat Hindu Bali dengan Indra Wisnu Mukti itu ditemukan pada 22 September 2013 oleh penduduk setempat dalam keadaan tertutup ilalang dan rumput liar. Candi itu berada sekitar 3 kilometer dari kompleks Candi Arjuna.

Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah, Winda Artista Harimurti, mengatakan Balai masih membahas rencana eskavasi situs yang baru ditemukan itu. "Belum ada jadwal pasti, tapi eskavasi sudah diusulkan,” katanya.

Saat ini, situs yang sudah tergali memiliki lebar sekitar 1 meter dengan tinggi sekitar 0,8 meter. Winda memperkirakan bangunan tersebut hanya merupakan bagian atap atau cungkup. Sedangkan bagian tengah dan dasar masih terpendam. Menurut dia, bentuk fisik penuh susunan artefak tersebut sekitar 9 meter persegi. Hal itu diperkirakan dari kontur dan struktur bangunan candi.

Soal posisi candi yang berada di puncak bukit, Winda mengatakan hal itu pernah ditemukan di Gunung Wukir. "Kemungkinan, di sekitar candi yang baru saja ditemukan, ada artefak-artefak candi kecil lain. Sebelumnya, ada beberapa bangunan sejenis yang sudah kami temukan di sekitar lokasi tersebut," dia menambahkan.

Ketua Paguyuban Sekehe Astiti Rahayu Rsi Markandya Gunung Sari Artha, Mangku Alit Artha, mengatakan, menurut pesan leluhur saat melakukan semadi, ada delapan candi lainnya yang akan muncul di Dieng. »Sebelumnya, candi-candi ini tidak muncul, tapi tiba-tiba muncul,” katanya.

Menurut dia, Tuhan sudah percaya dengan warga Dieng yang bisa memelihara dan menjaga candi dengan baik. Meski berbeda keyakinan, kata dia, warga Dieng ikut menjaga kelestarian candi-candi yang merupakan peninggalan agama Hindu itu.

 

 

sumber : tempo

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler
loading...