Definisi, Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Cara Mengatasi Penyakit Dakriosistitis
10 Oktober 2013 - dibaca : 10.604 kali

Definisi, Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Cara Mengatasi Penyakit Dakriosistitis

DEFINISI

Dakriosistitis adalah suatu infeksi pada kantong air mata (sakus lakrimalis). Dakriosistitis adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan pada kantung nasolakrimal (air mata) yang terletak diantara ujung kelopak mata sebelah dalam dan hidung; secara khas hal ini terjadi akibat penyumbatan saluran air mata. Penyumbatan menyebabkan pertumbuhan bakteri yang tidak terkontrol dan menyebabkan kantung air mata menjadi terinfeksi dan meradang tetapi kondisi ini biasanya hanya mengenai satu mata.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita dan orang tua dan biasanya gejala yang timbul seperti air mata yang berlebihan, nanah dan pembengkakan pada permukaan bagian dalam dari kelopak mata bagian bawah. Prognosis secara umum baik dengan penanganan; akan tetapi pada beberapa kasus mungkin memerlukan intervensi bedah untuk menghilangkan sumbatan pada saluran air mata atau bahkan memerlukan pengangkatan kantung air mata secara keseluruhan. Mengingat begitu dekatnya kantung air mata dengan bola mata, maka direkomendasikan pada seseorang dengan kondisi seperti ini agar berkonsultasi dengan seorang dokter tanpa menunda-nunda karena infeksi dapat menebar ke bola mata dan menyebabkan komplikasi seperti konjungtivitis.

 

Gejala

Tanda dan gejala Dakriosistitis yang mungkin timbul:

- Cairan mata 

- Demam

- Mata berair (epifora)

- Pembengkakan mata

- Pembuluh darah yang bengkak atau melebar pada bagian putih mata, yang menyebabkan mata terlihat merah (mata merah)

- Penglihatan kabur

- Robek secara berlebihan

- Sebuah benjolan atau gumpalan pada sudut bagian dalam kelopak mata bawah

 

PENYEBAB

Penyebab dakriosistitis biasanya adalah penyumbatan duktus nasolakrimalis, yang mengarah dari sakus lakrimalis ke dalam hidung.
Daerah di sekitar sakus lakrimalis biasanya menjadi nyeri, kemerahan, dan bengkak. Mata mungkin menjadi merah dan berair dan mungkin mengeluarkan cairan nanah.


Sedikit tekanan yang diterapkan pada sakus lakrimalis dapat mendorong nanah melalui punktus lakrimalis, pembukaan di sudut dalam mata, dekat hidung. Pada kasus langka, abses bisa terbentuk, yang bisa pecah keluar kulit, menciptakan sebuah area untuk drainase.

- Cedera hidung

- Penyumbatan saluran air mata

- Peradangan hidung

Infeksi yang ringan biasanya akan cepat sembuh walau tetap ada pembengkakan. Sementara yang tergolong parah dapat menyebabkan kemerahan dan penebalan di atas kantung air mata. Jika terus berlanjut akan terbentuk kantung nanah.

 

Cara Mengatasi Dakriosistitis

* Dengan cara pemberian antibiotika oral atau melalui pembuluh darah.

* Bisa dilakukan pengompresan dengan air hangat di sekitar kantung air mata

* Jika terjadi kantung nanah maka harus dilakukan pembedahan

 

Faktor Resiko

Risiko terjangkit Dakriosistitis meningkat bila Anda:

  • Adalah seorang perempuan
  • Bertambah tua
  • Dilahirkan dengan saluran air mata yang belum berkembang sempurna