Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Kanker Usus Besar
24 Juli 2013 - dibaca : 3.386 kali

Kanker Usus Besar

Apa itu Kanker Usus Besar  ?

Kanker usus besar atau disebut juga kanker kolorektal merupakan salah satu jenis kanker ganas yang tumbuh pada permukaan usus besar (kolon) atau anus (rectum). Kanker usus besar adalah kanker yang amat dipengaruhi lingkungan dan gaya hidup.

 

 

Apa penyebab Kanker Usus Besar ?

  • Pola makan yang salah (terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak dan protein, serta rendah serat)
  • Obesitas (kegemukan)
  • Sering terpapar bahan pengawet maupun pewarna makanan yang bukan untuk makanan
  • Merokok
  • Jarang melakukan kegiatan fisik
  • Pernah terkena kanker usus besar / polip di usus

 

Bagaimana gejalanya ?

  • Pendarahana pada usus besar yang ditandai dengan ditemukannya darah pada feses saat buang air besar
  • Perubahan pada fungsi usus dengan gejala diare atau sembelit yang tidak jelas sebabnya, berlangsung lebih dari enam minggu.
  • Penurunan bera badan tanpa sebab yang jelas
  • Rasa sakit di perut atau bagian belakang
  • Perut masih terasa penuh, meskipun sudah buang air besar
  • Rasa lelah yang terus-menerus

 

Bagaimana diagnosisnya ?

  • Fecal occult blood test (FOBT) - Mendeteksi adanya darah pada tinja, harus dicari dari mana sumbernya.
  • Sigmoidoscopy - Pemeriksaan dengan cara meneropong dengan memasukkan kamera yang terdapat pada sejenis pip yang terbuat dari serat optic melalui anus (rectum) ke dalam usus sampai kolon sigmoid.
  • Colonoscopy - Hampir sama dengan Sigmoidoscopy. Pemeriksaan menggunakan kabel fiber optic yang agak panjang, sehingga seluruh recum dan usus besar dapat diteropong dapat diperiksa.
  • Pemeriksaan radiology (CT Scan) - Dengan menggunakan sinar X untuk melihat kondisi usus.

 

  • Colok Dubur - Oleh dokter dengan memasukkan jari yang sudah dilapisi sarung tangan dan zat lubrikasi ke dalam dubur kemudian memeriksa bagian dalam rectum.

 

Pengobatan yang dilakukan

  • Pembedahan / Operasi
  • Kemoterapi
  • Radiasi / Radioterapi

 

Pencegahan yang dapat dilakukan

  • Hindari makanan yang mengandung tinggi lemak, protein, kalori, serta daging merah. Jangan melupakan konsumsi kalsium dan asam folat.
  • Disarankan mengkonsumsi vitamin E dan vitamin D yang dapat membantu memperkuat kerja system imun.
  • Makan buah dan sayuran setiap hari.
  • Pertahankan IMT (Indeks Massa Tubuh)
  • Lakukan aktivitas fisik
  • Hindari kebiasaan merokok

 

Dampak yang ditimbulkan oleh Kanker Usus Besar

  • Anemia
  • Anoreksia
  • Penurunan berat badan


Terpopuler