Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Penyakit Jantung Koroner
24 Juli 2013 - dibaca : 4.061 kali

Penyakit Jantung Koroner

Apa itu Penyakit Jantung Koroner ?

Merupakan suatu kondisi jantung yang tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya, karena otot jantung mengalami kerusakan akibat kekurangan oksigen.

 

 

Apa penyebab Penyakit Jantung Koroner ?

Penyebab utama PJK adalah penyempitan pembuluh darah akibat menumpuknya lemak yang dikenal sebagai aterosklerosis.

 

Bagaimana gejalanya ?

  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Serangan Jantung

 

Bagaimana Diagnosisnya ?

Dokter akan bertanya tentang riwayat kesehatan pasien penyakit jantung koroner, kemudian melakukan pemeriksaan fisik dan tes darah rutin. Beberapa pemeriksaan dapat dilakukan untuk mendeteksi adanya penyakit jantung koroner, antara lain:

  • Elektrokardiografi (EKG), dengan pemeriksaan EKG dapat diketahui kemungkinan adanya kelainan pada jantung dengan tingkat ketepatan 40%.
  • Echocardiografi, dengan menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar jantung. Selama proses ini, dokter dapat menentukan apakah semua bagian dari dinding jantung berkontribusi biasa dalam aktivitas memompa jantung. Bagian yang bergerak lemah mungkin telah rusak selama serangan jantung atau menerima terlalu sedikit oksigen. Ini mungkin menandakan arteri koroner atau berbagai kondisi lain.
  • Kateterisasi Koroner, untuk melihat aliran darah melalui jantung, dokter mungkin mnyuntikkan cairan khusus ke dalam pembuluh darah (intravena). Hal ini dikenal sebagai angiogram. Cairan disuntikkan ke dalam arteri jantung melalui pipa panjang, tipis, fleksibel (kateter) yang dilewati melalui arteri, biasanya di kaki, ke arteri jantung. Pewarna menandai bintik-bintik penyempitan dan penyumbatan pada gambar sinar-X.

 

Jika pasien yang diperiksa memiliki penyumbatan yang membutuhkan perawatan, balon dapat didorong melalui kateter dan ditiup untuk meningkatkan aliran darah dalam jantung.

 

Untuk deteksi dini Penyakit Jantung Koroner dapat dilakukan pemeriksaan:

Panel Risiko Penyakit Jantung Koroner / Stroke, yang terdiri dari pemeriksaan :

  • Cholesterol Total
  • Cholesterol HDL
  • Cholesterol LDL Direk
  • Trigliserida
  • Apo B
  • Lp (a)
  • Insulin & Glukosa Puasa
  • Glukosa 2 jam PP
  • Status Anti-oksidan Total
  • Fibrinogen
  • Adiponektin
  • ACA (IgG, IgM)
  • Homocystein
  • hsCRP

Jenis obat yang diberikan :

  • Obat pemodifikasi kolesterol
  • Aspirin
  • Beta bloker
  • Nitrogliserin
  • Penghambat angiotensin-converting enzyme (ACE)
  • Calcium channel blocker

 

Pencegahan yang dapat dilakukan

  • Berhenti merokok
  • Menurunkan tekanan darah
  • Mengurangi berat badan
  • Menghindari makanan berlemak
  • Melakukan olah raga

 

Dampak yang ditimbulkan oleh Penyakit Jantung Koroner

Penyakit ini bisa menimbulkan nyeri dada (angina), yang timbul setelah bekerja berat atau ketegangan emosi, ketika meningkatnya kebutuhan jantung akan oksigen yang tidak dapat dipenuhi akibat penyempitan arteri koroner.


Terpopuler