Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Osteoporosis
24 Juli 2013 - dibaca : 3.492 kali

Osteoporosis

Apa itu Osteoporosis ?

Menurut WHO, Badan Kesehatan Dunia, osteoporosis adalah penurunan densitas tulang, kerusakan arsitektur tulang dan meluasnya kerapuhan tulang

 

 

 

 

Apa penyebab Osteoporosis ?

  • Massa tulang puncak yang memadai tidak tercapai
  • Ketidakseimbangan pada proses remodeling tulang
  • Resorpsi / penyerapan tulang lebih besar dari pembentukkan

 

 

Bagaimana gejalanya ?

  • Patah tulang
  • Tulang punggung yang semakin membungkuk
  • Berkurangnya tinggi badan
  • Nyeri punggung

 

 

Bagaimana diagnosisnya ?

  • Bone Mineral Density (BMD), merupakan pemeriksaan untuk mengukur densitas / kepadatan mineral dalam tulang dengan sinar X khusus, CT Scan atau ultrasonografi. Informasi ini menunjukkan kepadatan tulang saat pemeriksaan dilakukan. BMD tidak dapat memprediksi densitas tulang pada masa yang akan datang.
  • Pemeriksaan Laboratorium : Penanda Biokimia Tulang, pemeriksaan ini menggunakan sampel darah, mewakili proses reformasi tulang, sehingga memberikan informasi mengenai ketidakseimbangan potensial antara pembentukan dan resorpsi tulang. Risiko tulang patah / retak sebagai dampak osteoporosis ternyata tidak selalu berhubungan dengan penurunan nilai BMD, sehingga dibutuhkan kombinasi dengan pemeriksaan penanda tulang yang lebih baik.
  • N-MID Osteocalcin, untuk menilai pembentukkan tulang. N-MID Osteocalcin adalah salah satu bagian osteocalcin, yakni protein yang diproduksi oleh osteoblas. Osteoblas merupakan sel yang berperan dalam pembentukkan tulang, karena itu kadar osteocalcin menunjukkan juga aktivitas osteoblas yakni pembentukan tulang.
  • CTx (C-Telopeptide), untuk menilai resorpsi / pembongkaran tulang juga untuk menilai respon terhadap obat antiresorpsi.

 

Pengobatan yang dilakukan

  • Terapi hormon, terapi ini membantu untuk mencegah kehilangan tulang dan patah tulang dan kepadatan tulang meningkat.
  • Obat - obatan

 

Pencegahan yang dapat dilakukan

  • Mempertahankan atau meningkatkan kepadatan tulang dengan mengonsumsi kalsium yang cukup
  • Melakukan olah raga dengan beban
  • Mengkonsumsi obat (untuk beberapa orang tertentu)

 

 

Dampak yang ditimbulkan oleh Osteoporosis

Kekuatan tulang akan menurun dan risiko patah tulang meningkat


Terpopuler