Kanker Paru
24 Juli 2013 - dibaca : 5.426 kali

Kanker Paru

Apa itu Kanker Paru ?

 

Kanker paru adalah jenis kanker yang tumbuh di jaringan paru-paru yang berperan penting dalam proses pernapasan.

 

Bagaimana Kanker Paru bisa terjadi ?

 

Mayoritas kanker paru disebabkan oleh merokok dan juga akibat terpapar oleh asap rokok. Semakin banyak rokok yang dihisap maka akan semakin besar kemungkinan terkena kanker paru. Rokok dipercaya dapat merusak sel yang melapisi paru-paru. Ketika menghisap rokok yang penuh dengan zat karsinogen (zat penyebab kanker), perubahan pada jaringan paru-paru pun segera dimulai. Pada awalnya tubuh Anda mungkin dapat memperbaiki kerusakan ini, tetapi bila terjadi berulang, sel-sel normal yang melapisi paru-paru pun semakin lama akan mengalami kerusakan yang semakin parah dan menyebabkan sel tersebut bertindak tidak normal, pada fase inilah kanker pun dapat berkembang.

Adapun faktor lain penyebab kanker paru antara lain paparan gas radon, paparan asbes dan bahan kimia lainnya, riwayat kesehatan keluarga, konsumsi alkohol yang berlebihan.

 

Bagaimana gejalanya ?

 

Kanker paru-paru biasanya tidak menyebabkan tanda dan gejala pada tahap awal. Tanda dan gejala kanker paru biasanya terjadi hanya ketika penyakit sudah lanjut.

Tanda dan gejala kanker paru-paru dapat meliputi :

-    Batuk yang tidak kunjung sembuh (lebih dari 2 minggu)

-    Perubahan batuk kronis

-    Batuk berdarah

-    Perubahan warna dan meningkatnya jumlah dahak

-    Bunyi seperti yang terjadi pada penderita asma saat bernafas pada bukan penderita asma

-    Sesak nafas

-    Nyeri pada dada dan tulang

-    Nyeri pada saat menarik nafas dalam-dalam

-    Perubahan suara menjadi serak

-    Penurunan berat badan yang drastis

-    Sakit kepala

-    Pembengkakan di wajah atau leher

 

Bagaimana diagnosisnya ?

 

Untuk mendiagnosa kanker paru, dokter biasanya merekomendasikan beberapa pemeriksaan berikut:

-    Tes imaging (foto X-Ray, CT-scan)

-    Sputum sitologi

-    Biopsi

Setelah kanker paru terdiagnosa, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjuran untuk menentukan stadium kanker paru guna menentukan pengobatan yang tepat. Pemeriksaan untuk menentukan stadium kanker paru meliputi CT-scan, magnetic resonance imaging (MRI), tomografi emisi positron (PET), dan scan tulang.

Selain itu, dianjurkan juga untuk pemeriksaan Tumor Marker yang terdiri atas tes CEA, SCC dan Cyfra 21-1, yang bermanfaat untuk pemantauan terapi, selain menunjang diagnosis.

 

Pengobatan

Pemilihan pengobatan kanker paru berdasarkan beberapa faktor seperti kondisi kesehatan secara keseluruhan dan stadium (tingkat keparahan) kanker. Pilihan pengobatan biasanya mencakup satu atau lebih perawatan berikut:

-    Operasi

-    Kemoterapi

-    Radiasi

-    Terapi obat

 

Pencegahan

 

Kanker paru tidak dapat dicegah secara pasti, namun risiko dapat dikurangi dengan beberapa cara berikut :

-    Hindari rokok dan asap rokok

-    Pola makan sehat, perbanyak makan buah dan sayur

-    Kurangi minum alkohol

-    Berolahraga secara teratur

 

Komplikasi

 

Kanker paru dapat menyebabkan komplikasi, seperti:

-    Sesak nafas

-    Batuk darah

-    Rasa nyeri akibat penyebaran kanker

-    Penumpukan cairan di dada (efusi pleura)

-    Penyebaran kanker ke organ tubuh lainnya (metastasis)

-    Kematian

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler