Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Apa Itu Lemak Tak Jenuh Jamak (Polyunsaturated Fat)?
15 Juni 2013 - dibaca : 2.211 kali

Apa Itu Lemak Tak Jenuh Jamak (Polyunsaturated Fat)?

Apa yang Dimaksud Lemak Tak Jenuh Jamak?
Lemak tak jenuh jamak adalah jenis lemak yang molekulnya tersusun atas rangkaian atom-atom karbon yang memiliki lebih dari satu ikatan ganda. Ikatan ganda ini menyebabkan molekul lemak ini tidak jenuh dengan atom hidrogen (masih bisa menambah atom hidrogen). Lemak tak jenuh jamak biasanya dalam fasa cair pada temperatur kamar dan tetap cair saat didinginkan. Lemak ini sering disebut juga asam lemak tak jenuh jamak (polyunsaturated fatty acid, PUFA)

Apa Pengaruh Mengkonsumsi Lemak Tak Jenuh Jamak pada Tubuh?
Pada dasarnya tubuh kita memerlukan lemak dalam jumlah tertentu. Selagi dalam batas wajar mengkonsumsi lemak tidak berbahaya bagi kesehatan. Lemak tak jenuh jamak dianggap lebih bermanfaat daripada lemak jenuh dan lemak trans. Lemak tak jenuh jamak bisa membantu menurunkan angka kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan mengurangi resiko penyakit kardiovaskular terutama penyakit jantung dan stroke. Lemak tak jenuh jamak juga mengandung lemak esensial seperti omega-3 dan omega-6 yang sangat penting bagi tubuh tetapi tidak bisa dibuat oleh tubuh. Lemak omega-3 dan omega-6 bermanfaat bagi metabolisma, pertumbuhan, fungsi otak, dsb.

Apakah Lemak Tak Jenuh Jamak Lebih Baik dari Lemak Jenuh dan Lemak Trans?
Lemak tak jenuh jamak lebih baik bagi kesehatan dari lemak jenuh atau lemak trans. Lemak tak jenuh jamak bisa mencukupi kebutuhan lemak bagi tubuh dan mengurangi efek negatif terhadap kelebihan konsumsi lemak jenuh dan lemak trans. Kelebihan lemak jenuh dan lemak trans bisa menaikkan kolesterol LDL, sedangkan lemak tak jenuh jamak bisa membantu menurunkan kolesterol LDL.

Bahan Makanan Apa yang Mengandung Lemak Tak Jenuh Jamak?
Umumnya lemak yang terkandung dalam bahan makanan terdiri dari beberapa macam lemak. Contoh bahan makanan yang banyak mengandung lemak tak jenuh jamak adalah minyak sayur, (vegetable oil) seperti minyak kedelai, minyak jagung, minyak safflower, dan beberapa jenis ikan berlemak seperti salmon, makarel, herring dan trout. Selain itu bebrapa jenis kacang dan biji-bijian seperti kacang walnut dan biji bunga matahari juga banyak mengandung lemak tak jenuh jamak.

Apakah Lemak Tak Jenuh Jamak Mengandung Lebih Sedikit Kalori?
Semua jenis lemak berkalori tinggi. Lemak tak jenuh jamak mengandung jumlah kalori yang sama dengan jenis lemak lainnya yaitu 9 kalori per gram.

Berapa Batasan Asupan Harian untuk Lemak Tak Jenuh Jamak?
Untuk orang sehat, direkomendasikan asupan lemak total (dari beberapa jenis lemak) tidak lebih dari 35% kebutuhan kalori harian. Dari jumlah yang direkomendasikan tersebut, semakin banyak lemak tak jenuh (tunggal maupun jamak) semakin baik.


Terpopuler