Khasiat Jamur Portabella
09 Juni 2013 - dibaca : 1.893 kali

Khasiat Jamur Portabella

Apakah Anda salah satu penggemar jamur? Tahukah Anda bahwa beberapa jenis jamur diketahui sangat berkhasiat bagi tubuh? Ya, Jamur lebih dari sekadar salah satu jenis makanan.

Dalam berbagai literatur, disebutkan bahwa jamur pangan memiliki berbagai manfaat kesehatan yang antara lain untuk anti-kanker, anti-virus, anti-diabetes, kolesterol, dan mampu meningkatakan stamina dan kebugaran tubuh.

Beberapa jenis jamur seperti Jamur padi, Jamur merang, dan lainnya merupakan jamur liar yang banyak dibudidayakan karena dinilai memiliki daya jual yang menguntungkan.

Jamur-jamur tersebut digemari oleh masyarakat bukan hanya karena bentuknya yang manis dan rasanya yang enak ketika disantap namun juga memiliki sejumlah khasiat untuk kesehatan manusia. Sekarang, mari kita perhatikan salah satu jenis jamur yang juga diketahui bermanfaat bagi kesehatan kita.

Jamur Portabella

Agaricus merupakan jenis jamur yang sudah begitu populer di kalangan masyarakat di berbagai negara. Makanya tak mengherankan kalau kemudian jenis baru jamur ini banyak yang bermunculan.

Di beberapa negara maju, semisal Amerika Serikat, budidaya jamur sudah menjadi industri yang menjanjikan. Tak hanya untuk konsumsi, dalam perkembangannya, para ahli kemudian melakukan penelitian untuk mengetahui dan memaksimalkan khasiat pada jamur yang dapat dikonsumsi tersebut.

Munculnya jenis baru Agaricus yang disebut dengan Agaricus portabella tersebut serta-merta menjadi pesaing dari Jamur shitake yang sebelumnya diramalkan akan menjadi primadona jamur yang banyak dikonsumsi di Amerika Serikat.

Apa Saja Khasiat Jamur Portabella?

Jamur portabella diketahui berperan penting dalam membantu regenerasi sel-sel yang rusak dalam tubuh terutama setelah Anda sakit. Tidaklah mengherankan kalau kehadiran portabella yang cukup dilengkapi dengan senyawa bermanfaat/berkhasiat selalu dihubungkan dengan manfaat dan khasiatnya dalam membantu menjaga dan meningkatkan kebugaran serta kesehatan tubuh.

Penasaran dengan kandungan-kandungan yang dimiliki Jamur portabella? Jamur portabella diketahui mengandung niacin, panthotenat, vitamin B kompleks, riboflavin, kalium, dan senyawa-senyawa lainnya yang dikenal sebagai antioksidan dan anti-kanker.

Karena itu, Jamur portabella sangat cocok dikonsumsi bagi penderita kanker dan tumor. Jamur yang sama diyakini bisa mencegah sedini mungkin serta menghambat pertumbuhan sel-sel kanker, khususnya kanker prostat dan kanker payudara.

Bagi mereka yang sedang melakukan diet, Jamur portabella ternyata juga baik dikonsumsi sebagai makanan kesehatan karena memiliki kandungan lemak yang rendah dan sebaliknya sangat tinggi kadar seratnya.

Selain itu, Jamur portabella juga diketahui sangat bermanfaat untuk penderita diabetes melitus serta hipertensi atau tekanan darah tinggi. Kandungan kalium yang dimiliki Jamur portabella diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi resiko stroke serta gangguan jantung.

Satu jamur portabella ukuran sedang dinyatakan mengandung lebih banyak kalium dibandingkan sebuah pisang atau segelas jus jeruk. Satu takar jamur juga menyediakan 20-40 persen anjuran tembaga harian Anda yang berguna dalam melindungi jantung Anda.

Berbagai khasiat Jamur portabella yang telah diuraikan di atas dapat Anda nikmati jika Jamur portabella ini dimasukkan dalam menu makanan Anda terutama bagi Anda yang menderita kanker, tumor, hipertensi, dan diabetes melitus.

Namun, bagi Anda yang menderita berbagai problem kesehatan di atas, pengaturan menu makanan yang sehat saja tidak cukup untuk melawan penyakit Anda. Anda membutuhkan perawatan dan pengobatan yang lebih spesifik baik secara medis maupun alternatif.

Tentu saja, masing-masing metode pengobatan yang hendak dijalani sebaiknya dipertimbangkan secara matang oleh pasien dan keluarga baik dari segi manfaat, resiko, lamanya pengobatan dijalani, dan banyaknya biaya yang perlu dianggarkan.

Selain hal-hal tersebut, pertimbangan yang baik juga didasarkan pada seberapa serius penyakit yang diderita. Jika penyakit yang diderita masih dalam keadaan yang boleh dikatakan aman, pasien dapat memilih pengobatan alternatif dengan herbal saja.

Berbeda halnya dalam kasus penyakit akut dan yang bersifat darurat, pengobatan konvensional seperti pembedahan lebih efektif karena relatif cepat dibandingkan herbal. Pilihan lain, Anda dapat memadukan antara pengobatan medis dengan obat herbal.

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler