1.000 Hari Pertama Penentu Kualitas Anak
06 Juni 2013 - dibaca : 2.152 kali

1.000 Hari Pertama Penentu Kualitas Anak

Pernahkah Anda mendengar soal pentingnya 1.000 hari pertama anak? Berbagai penelitian menunjukkan bahwa itu masa paling krusial bagi pertumbuhan mereka, yang dikemudian hari berkaitan dengan kualitas generasi sebuah bangsa.
 
Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, SpM (K), dalam diskusi kegiatan lintas sektoral soal perbaikan gizi 1.000 hari pertama anak di gedung Kementrian Kesehatan RI, Selasa lalu, berbicara, “Mana lebih dulu, pendidikan atau kesehatan? Bagaimana mau pintar kalau tidak sehat?” Pertanyaan ini menyiratkan penekanan akan pentingnya kesehatan pada anak. Lebih spesifik lagi, kesehatan anak sejak 1.000 hari pertamanya (termasuk ketika dalam kandungan).
 
Istilah 1.000 hari pertama kehidupan mulai diperkenalkan pada 2010 sejak dicanangkannya gerakanscalling-up nutrition di tingkat global. Mengapa periode ini begitu penting? Ini lantaran pertumbuhan paling signifikan pada otak anak terjadi saat itu, dan kegagalan tumbuh pada periode 1.000 hari pertama dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan fisik, gangguan metabolisme, serta memicu munculnya penyakit tidak menular, seperti obesitas, diabetes, hingga penyakit jantung. Oleh karena itu, peran ibu dalam masa ini sangatlah penting.
 
Pemberian asupan gizi sejak masa kandungan hendaknya dilanjutkan dengan Golden Standard of Infant Feeding, sebuah rekomendasi dari WHA No. 55.25 tahun 2002 untuk makanan bayi dan anak. Tindakan ini dimulai dengan proses menyusui yang dilakukan secepatnya segera setelah bayi lahir - bayi ditengkurapkan di dada ibu sehingga kulit ibu melekat pada kulit bayi selama minimal satu jam segera setelah lahir. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan kehidupannya, kemudian pemberian makanan pendamping ASI, dan melanjutkan proses menyusui sampai usia dua tahun atau lebih.
 
Apa keuntungannya? Menurut Utami Roesli, dokter spesialis anak, jika Golden Standard of Infant Feeding itu terpenuhi, baik si anak maupun ibunya memiliki keuntungan. Golden Standard of Infant Feeding dapat menurunkan mortalitas bayi dan anak, mengurangi angka kejadian dan beratnya penyakit infeksi, serta meningkatkan jumlah mikronutrien esensial, protein dan karbohidrat yang diperlukan tubuh. Sementara bagi para ibu, ini dapat membantu mereka untuk mengembalikan tubuh dan rahim, seperti sebelum hamil, mengurangi stres reproduksi, hingga berfungsi sebagai KB alamiah.
 
Dengan memberi perhatian khusus pada periode 1.000 hari pertama kehidupan anak, diharapkan pertumbuhan anak dapat berjalan baik dan maksimal. Dan jika setiap ibu dapat melakukannya, maka dalam skala yang lebih luas, akan membantu dalam membentuk generasi muda yang cemerlang. Ricardo Caivano, Country Director dari Save the Children Indonesia mengatakan, “kebanyakan masa depan anak – dan bahkan masa depan bangsa – ditentukan oleh kualitas gizi pada 1.000 hari pertama anak.”

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler