Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Dampak Buruk Karna Sering Marah
04 Juni 2013 - dibaca : 1.406 kali

Dampak Buruk Karna Sering Marah

Keadaan emosi yang sedang marah, ngambek, atau bad mood ternyata memiliki pengaruh buruk bagi kesehatan. Bahkan beberapa penelitian melaporkan bahwa salah satu akibat buruk dari seringnya marah akan mengalami penuan dini, bahkan yang terburuk adalah kematian.

Jika kamu kesal dan ingin marah, maka lebih baik dikendalikan. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara seperti, menulis, mendengarkan musik, meditasi, atau olahraga. Jika tak mampu maka beberapa hal ini akan mempengaruhi kesehatan kamu.

Dilansir dari ciricara, berikut 3 dampak negatif dari marah-marah:

1. Melemahkan imunitas tubuh

Sering marah-marah bisa melemahkan kekebalan tubuh seseorang. Saat marah, biasanya tubuh akan menjadi tegang dan bagian otak ikut bekerja ekstra. Marah dan emosi negatif lainnya akan cenderung menyita waktu dan membuat kamu kelelahan. Jika sudah begitu, maka kondisi tubuh dalam keadaan yang rentan dan mudah terserang penyakit.

2. Menimbulkan beberapa penyakit

Emosi atau perasaan negatif membuat  kita jadi mudah terserang penyakit. Hal tersebut dikarenakan kondisi tubuh yang tidak stabil. Sementara itu, penelitian dari Center For Disease Control Prevention menunjukkan bahwa 85% penyakit berhubungan dengan kondisi emosional. Ketika tenagh emosi bisa memunculkan rasa sedih, shock, sakit kepala, dan lain sebagainya. Untuk mencegah berbagai penyakit, cobalah jalani hidup ini dengan senyuman dan rasa bahagia.

3. Mengalami risiko terkena serangan jantung

Pada saat sedang emosi, ada yang ditunjukkan dengan cara marah yang meledak-ledak dan ada juga yang dipendam. Mengontrol kemarahan bukan berarti menahan dan tidak mengekspresikannya. Ketahuilah bahwa seseorang yang menahan marah dan selalu mengalah tanpa pernah mengutarakan atau menyelesaikan masalah bisa berisiko tiga kali terkena serangan jantung. Mengutarakan perasaan atau emosi tidak perlu harus marah-marah.


Terpopuler