Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Vertigo dan Gejalanya
27 Mei 2013 - dibaca : 3.070 kali

Vertigo dan Gejalanya

Vertigo adalah ketidakstabilan perasaan dimana kita merasakan pusing yang luar biasa dan seolah-olah benda di sekitar kita bergerak atau berputar yang sering di sertai dengan mual dan muntah.Hal ini membuat kurangnya kestabilan dalam berjalan dan biasanya terjadi beberapa menit atau berjam-jam.

Vertigo terdiri dari 2 macam yaitu :

1.Vertigo Perifer
Vertigo perifer (peripheral vertigo) disebabkan oleh disfungsi struktur perifer hingga ke batang otak (brain stem). Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan vertigo perifer antara lain:

  • Benign paroxysmal positional vertigo
  •  Drug-induced vertigo (vertigo yang disebabkan oleh obat)
  • Labyrinthitis
  •  Ménière’s disease
  •  Vestibular neuritis

2.Vertigo Sentral
Vertigo sentral (central vertigo) melibatkan proses penyakit yang memengaruhi batang otak (brain stem) atau cerebellum. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan vertigo sentral antara lain:

  •  Acoustic schwannomas atau meningiomas
  •  Cerebellar pontine angle tumors
  •  Cerebellar infarction
  • Cerebellar hemorrhage
  •  Vertebrobasilar insufficiency

Gejala-Gejala Vertigo meliputi : Pusing, Kepala terasa ringan, Mual, Keringat dingin, Pucat, Muntah, Sempoyongan waktu berdiri atau berjalan, Nistagmus

Perbedaan Vertigo Perifer dengan Vertigo Sentral:

1. Vertigo perifer beronset akut (waktunya singkat atau serangannya cepat terjadi), sedangkan vertigo sentral beronset kronis atau perlahan (gradual). Dengan kata lain, durasi gejala pada vertigo perifer terjadi dalam hitungan menit, harian, mingguan, namun berulang (recurrent).

2. Penyebab umum vertigo perifer adalah infeksi (labyrinthitis), Ménière’s, neuronitis, iskemia, trauma, toksin. Penyebab umum vertigo sentral adalah vaskuler, demyelinating, neoplasma.

3. Intensitas vertigo perifer sedang hingga berat, sedangkan vertigo sentral ringan hingga sedang.

4. Mual (nausea) dan muntah (vomiting) umumnya terjadi pada vertigo perifer dan jarang terjadi pada vertigo sentral.

5. Vertigo perifer umumnya berhubungan dengan posisi (positionally related), sedangkan vertigo sentral jarang berhubungan dengan posisi.

6. Kehilangan pendengaran (hearing loss) hingga ketulian (deafness) umumnya terjadi pada vertigo perifer dan jarang terjadi pada vertigo sentral.

7. Tinnitus (telinga berdenging) seringkali menyertai vertigo perifer. Pada vertigo sentral, biasanya tidak disertai tinnitus.

8. Pada vertigo perifer tidak ada defisit neurologis. Defisit neurologis (neurologic deficits) umumnya terjadi pada vertigo sentral.

9. Sifat nystagmus pada vertigo perifer adalah fatigable, berputar (rotary) atau horisontal, dan dihambat oleh fiksasi okuler, sedangkan sifat nystagmus pada vertigo sentral adalah nonfatigable, banyak arah (multidirectional), tidak dihambat oleh fiksasi okuler.

 


Terpopuler