Abses Gigi / Dental Abses
27 Mei 2013 - dibaca : 5.780 kali

Abses Gigi / Dental Abses

Abses gigi atau dalam istilah kedokteran yang di kenal dengan dental Abses adalah akumulasi bahan yang dihasilkan dari infeksi bakteri (nanah) pada akar pulp) dari gigi. Abses gigi terdiri dari 2 jenis berdasarkan tempatnya Yaitu  :

1.Periapikal abses.
2.Periodontal abses

Penyebab Abses Gigi

Abses gigi merupakan komplikasi yang paling umum terjadi karena kerusakan gigi.Karena rusaknya email gigi memungkinkan masuknya bakteri ke dalam pulpa dan akar gigi.

Hal ini menyebabkan infeksi dan sistem kekebalan mengirimkan sel darah putih untuk melawan bakteri sehingga mengakibatkan peradangan dan menghasilkan limbah bakteri mati pada sel darah putih, yang menyatu membentuk nanah.

Gejala Abses Gigi

Pada daerah pembengkakan yang bernanah akan  terasa sakit yang berdenyut-denyut dan menusuk.Beberapa gejala sekunder yang mungkin juga di rasakan pasien :

- Nyeri ketika mengunyah
- Gigi Terhadap panas dan dingin
- Pembengkakan kelenjar di leher
- Mulut terasa pahir
- Demam

Diagnosa

Pengamatan pada kasus tersebut dapat menunjukkan tanda-tanda infeksi gigi dengan gusi merah atau munculnya nanah pada gusi.

Pengobatan Abses Gigi

Hal yang pertama yang dilakukan adalah memerangi infeksi dengan antibiotik.Anti biotik yang biasa digunakan antara lain :

Penicillin VK: dengan dosis awal 1000 mg dilanjutkan dengan 500 mg diminum 4 kali sehariselama tujuh hari.
Amoxicillin (Augmentin): 250 mg diminum 3 kali sehari untuk sepuluh hari.
Erythromycin: 1000 mg sebagai dosis awal dilanjutkan dengan 500 mg diminum 4 kali sehariselama 7 hari (diberikan pada pasien yang alergi terhadap penicillin)

Lalu, biasanya disertai dengan pemberian obat kumur antiseptik (asetaminophen), atau dengan air garam hangat untuk membantu penyembuhan.Setalah itu bisa juga di berikan Obat antiinflamasi nonsteroid (ibuprofen) untuk mengurangi nyeri dan peradangan.

Jika rasa nyeri sudah berkurang, biasanya dokter melakukan Terapi saluran akar gagi.Hal ini merupakan tindakan melubangi gigi sampai menembus pulpa yang dilanjtkan dengan Pulpectomi yaitu pembuangan jaringan pulpa pada korona (2/3 bagian pulpa) dan meninggalkan jaringan pulpa pada daerah akar. Ini dilakukan jika infeksi hanya sebatas pada pulpa bagian atas.

Jika gigi tersebut mengalami fraktur sampai pada daerah bifurkasi dan perbaikan gigi tidak dapat dilakukan lagi maka di anjurkan untuk melakukan pencabutan gigi.

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler