Definisi, Penyebab, Gejala, Diagnosa dan Pengobatan Glaukoma
27 Mei 2013 - dibaca : 2.712 kali

Definisi, Penyebab, Gejala, Diagnosa dan Pengobatan Glaukoma

Definisi Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit degeneratif yang disebabkan oleh peningkatan tekanan intraokular pada bola mata (ketegangan mata).Tekanan tinggi ini terjadi apabila produksi humor akuwos (cairan bola mata)  yang berlebihan, atau  bisa juga karena sistem drainase (jaringan trabekula) tersumbat/terganggu.Peningkatan tekanan intraokular secara terus menerus akan mengakibatkan kerusakan saraf optik.Glaukoma di bedakan atas 2 macam yaitu glaukoma akut dan glaukoma kronik.

Penyebab Glaukoma

Pasien dengan glaukoma biasanya disebabkan karena ada riwayat penyakit tersebut dalam keluarganya.Oleh karena itu, jika memiliki riwayat glaukoma pada kelurga, sebaiknya periksakan mata anda secara teratur, Paling tidak setiap 2 tahun untuk mendeteksi adanya glaukoma. tetapi selain itu, ada beberapa penyebab lain yang dapat menimbulkan Glaukoma yaitu :

  •  Diabetes
  • Tekanan darah tinggi
  • Miopia (rabun jauh)
  • Kecelakaan/operasi pada mata
  • Menggunakan steroid (cortisone) dalam jangka waktu lama
  • Migrain atau penyempitan pembuluh darah otak (sirkulasi buruk)

Gejala Glaukoma

Pada awalnya, tekanan okular tidak menimbulkan gejala apa-apa. Tetapi lama kelamaan akan merasakan beberapa gejal seperti; sakit kepala ringan, penyempitan pada tepi penglihatan,mengalami kesulitan adaptasi dengan kegelapan, melihat seperti lingkaran cahaya di sekeliling lampu listrik.Jika penyempitan pada tepi penglihatan sudah parah, maka orang tersebut akan sulit untuk melihat objek di kedua sisinya ketika melihat lurus ke depan.

Diagnosis

Seorang dokter mata (ophthalmologist) umumnya dapat mendeteksi individu-individu yang berisiko pada glaucom (misalnya karena suatu sudut penyaringan sempit/narrow filtering angle atau peningkatan tekanan intraocular) sebelum terjadinya kerusakan syaraf. Dokter juga dapat mendiagnosis pasien-pasien yang sudah mempunyai glaucoma dengan mengobservasi kerusakan syarafnya atau kehilangan penglihatan bidangnya. Salah satu tes yang biasa dilakukan dokter adalah melakukan pengukuran tekanan intraokular. Orang dengan glaukoma memiliki peningkatan abnormal pada tekanan intraokular. Namun, tidak semua orang dengan glaukoma terjadi peningkatan tekanan intraokular. Dalam kasus ini harus dilakukan dua tes tambahan untuk mendiagnosanya yaitu : pengujian bidang visual (perimetry) dan pengamatan dari saraf optik di fundus (oftalmoskopi)

Pengobatan

Pengobatan Glaukoma Tergantung pada jenisnya. Glaukoma sudut terbuka (Glaukoma akut) 90 persen kasus biasanya terjadi pada orang diatas 55 tahun, penderita diabetes dan rabun jauh (myopia). Pengobatan glaukoma dapat dikendalikan dengan obat topikal (obat tetes mata), operasi, terapi laser (Laser iridotomy,Laser trabeculoplasty,Laser cilioablation) atau implantasi katup, untuk memudahkan drainase guna mengurangi tekanan intraocular. Glaukoma sudut sempit (kronis) kurang umum terjadi dan dapat bermanifestasi dengan nyeri mata, sakit kepala, penglihatan kabur, mual dan muntah.

Tindakan Pencegahan

Tidak ada tindakan yang dapat mencegah terjadinya glaukoma sudut terbuka.Diagnosa penyakit sejak dini, gobatan.

 

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler