Penyebab, Gejala dan Pengobatan Nyeri Haid (Dismenorea)
27 Mei 2013 - dibaca : 3.938 kali

Penyebab, Gejala dan Pengobatan Nyeri Haid (Dismenorea)

Nyeri haid atau dismenorea merupakan masalah yang muncul pada awal masa menstruasi yang berhubungan dengan kram kaki dan kadang-kadang intensitas rasa sakit seperti pusing, mual, muntah, dll. Dismenorea dibedakan dalam 2 macam yaitu,yaitu dismenorea primer dan dismenorea sekunder. Dismenorea primer biasanya terjadi 2 hari sebelum haid dan akan hilang pada masa menstruasi. Dismenorea sekunder hampir mirip dengan dismenorea primer, tetapi akibatnya lebih parah dan biasanya lebih lama daripada dismenorea primer.

 Penyebab Nyeri Haid

Nyeri haid primer biasanya terjadi pada wanita muda pada saat pertama kali haid dan cenderung berlangsung terus menerus pada saat menstruasi dan biasanya akan hilang sampai dia dewasa seiring bertambahnya usia.Nyeri yang di rasakan akibat dari pelepasan hormon prostaglandin yang berlebih sehinga menyebabkan kontraksi rahim (Uterus) yang lebih intens dari biasanya.Jenis Dismenorea ini menyerang sekitar 30 -50 persen remaja wanita.

Dismenore sekunder umumnya terjadi pada wanita yang lebih tua. Biasanya rasa nyeri berhubungan dengan masalah lain atau penyakit pada organ reproduksi wanita seperti penyakit radang panggul atau endometriosis. Wanita perokok, minum alkohol selama menstruasi, kelebihan berat badan dan wanita yang haid pertama di usia dini(sebelum usia 11), cenderung terkena nyeri haid sekunder.

Adapun penyebab Nyeri haid secara Umum adalah :

  • Adanya hiperaktivitas dari uterus, endotelin, prostaglandin, vasopressin, dan kerusakan saraf perifer.
  • Memiliki penyakit radang panggul, pemasangan IUD, tumor pada tuba fallopii, usus, atau vesika urinaria, polip uteri, dan inflammatory bowel desease.
  • Bekas luka karena pernah melakukan operasi pada organ reproduksi sebelumnya.

Gejala Nyeri Haid

Gejala Dismenore tidak hanya di tandai dengan sakit pada perut, tetapi juga terkait dengan hal-hal berikut :

  •  Kram di perut bagian bawah
  • Nyeri pada punggung bawah
  •  Nyeri menjalar ke kaki,
  • Mual dan Muntah
  • Diare,
  • Lemah dan terkadang Pingsan
  • Sakit kepala,
  • Merasa tidak nyaman

Pengobatan

Nyeri haid mungkin sulit untuk dicegah, tetapi untuk gejala yang sangat parah dapat dikurangi dengan cara meminum obat pereda rasa sakit. Nyeri haid akut biasanya digunakan inhibitor prostaglandin yang pada umumnya termasuk obat anti-inflammatory non steroid seperti;aspirin, ibuprofen, asetaminofen, tetapi saat ini cenderung menggunakan anti- Robecosif atau biasa disebut COX 2.Disamping pengobatan tersebut,ada beberapa cara untuk mengatasi Nyeri Haid :

  • Meningkatkan asupan protein dan mengurangi makanan manis dan kafein.Dianjurkan juga untuk berolahraga secara teratur
  • Beristirahat, menarik napas panjang, menenangkan diri, mengonsumsi sayur, dan buah-buahan.
  • Mengompres bagian yang terasa sakit dengan air panas atau lakukan pemijatan pada perut
  •  Adapun obat herbal untuk mengurangi gejala dismenorea menurut Hembing dalam buku yang ditulisnya adalah 30 gram temu lawak (diiris-iris) +15 gram bunga mawar merah +15 gram daun dewa +10 gram umbi teki kering, semua dicuci bersih dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

Penggunaan obat-obatan diatas sebaiknya atas petunjuk dokter.

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler