Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Penyebab, Diagnosis, Gejala, Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Campak
27 Mei 2013 - dibaca : 9.381 kali

Penyebab, Diagnosis, Gejala, Pencegahan dan Pengobatan Penyakit  Campak

Campak adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus (myxoviruses) yang sangat menular, dan yang menyebabkan gambaran klinis dalam tiga tahap, periode awal inkubasi hampir tidak ada gejala, tahap awal dengan kemerahan intens pada mukosa mulut, tenggorokan dan mata.Setelah tahap awal, bintik-bintik merah pada kulit mulai menyatu membentuk ruam, batuk disertai demam dan kemerahan pada konjungtiva mata.

Penyebab Campak

Penyebab campak adalah virus morbilli dan Paramyxoviridae. Infeksi ini ditularkan melalui sekresi oral atau hidung dari orang yang terinfeksi dan inkubasi tersebut adalah 8 sampai 14 hari sebelum timbulnya gejala. Infektivitas yang tinggi dari pasien yang sedang dimulai atas, maka kurang kuat, juga dieliminasi virus campak selama 5 hari pertama dari periode exanthematous. Penularan terjadi melalui udara. Infeksi dapat menyebabkan epidemi pada musim dingin dan musim semi, tidak ada perbedaan antara jenis kelamin.

Setelah penyakit ini sembuh, Pasien akan mendapatkan kekebalan seumur hidupnya.cara lain untuk mendapatkan kekebalan yaitu dengan vaksinasi campak.  Anak  berusia 1 tahun yang belum di vaksinasi rentang terhadap penyakit campak, begitu pula dengan remaja yang belum melakukan vaksinasi ulang.

Diagnosis Campak

Diagnosis ditetapkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik, dan Pemeriksaan serologik atau virologik yang positif yaitu bila terdapat demam tinggi terus menerus 38,50 C atau lebih disertai batuk, pilek, nyeri menelan, mata merah dan silau bila kena cahaya (fotofobia), seringkali diikuti diare.Pada tahap ini,muncul kemerahan pada mukosa mulut, dengan bintik-bintik  yang muncul pada bagian dalam bibir dan pipi muncul ruam makulopapular yang dimulai pada wajah, belakang telinga, sayap hidung, sekitar mulut dan dagu yang didahului oleh suhu yang meningkat lebih tinggi dari semula. Hal ini mengakibatkan anak mengalami kejang demam. Saat ruam timbul, batuk dan diare bertambah parah sehingga anak mengalami sesak nafas atau dehidrasi.2 sampai 3 hari kemudian ruam makulopapular menjadi lebih besar dan menyatu, demam mereda dan kondisi umum mulai membaik. Pada hari selanjutnya exanthematous mulai untuk membersihkan lesi kulit dan pengelupasan kulit.

Gejala Campak

  • Gejala awal adalah demam tinggi selama 2 hari pertama.
  • Gejala lain yang sering terjadi adalah rhinitis dan konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata) dengan ketidaknyamanan intens dengan cahaya
  • Kemerahan pada konjungtiva dan debit mata kadang-kadang bernanah.
  • Biasanya disertai dengan batuk kering dan iritasi.
  • Mata merah dan bengkak pada kelopak mata.

Pengobatan Campak

Sampai saat ini belum ada pengobatan khusus untuk virus campak melainkan hanya untuk mengurangi gejala-gejalanya.Berikut ini beberapa saran untuk menurunkan gejala-gejala campak :

  • Pasien harus beristirahat dan makan makanan yang bergizi agar kekebalan tubuh meningkat.
  • Gunakan parasetamol cair atau ibuprofen untuk meringankan demam, sakit dan nyeri. Hindari penggunaan aspirin karena dapat menyebabkan Sindrom reye.
  • Gunakan lotion kulit (calamine atau mentol) untuk mengobati rasa gatal
  • Obat batuk bisa sedikit meringankan (Harus sesuai petunjuk dokter)

Pencegahan Campak

Untuk pencegahan, harus di lakukan imunisasi pada anak guna melemahkan virus dan mendapatkan Kekebalan terhadap campak . Imunisasi pada anak biasanya dilakukan pada Usia  9-15 bulan, dalam bentuk vaksin MMR (campak, gondok, dan rubella) dengan vaksinasi ulang pada usia 12 tahun.


Terpopuler