Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Jaringan Internet
02 Mei 2013 - dibaca : 5.245 kali

Jaringan Internet

Jaringan internet merupakan jaringan internasional yang dapat dikategorikan sebagai WAN sehingga dapat menghubungkan jutaan komputer di manapun dan kapanpun. Setiap orang yang memiliki komputer di seluruh dunia dapat menghubungkannya atau bergabung dengan jaringan internet hanya dengan melakukan koneksi ke internet service provider (ISP).

Internet service provider ini merupakan penyedia layanan internet yang dapat memberikan akses jaringan internet tanpa batas. Dengan mengkoneksikan komputer kita dengan ISP, seperti Telkom Speedy, Indosat M2, Telkomsel Flash, AHA, dan yang lainnya, kita dapat selalu terhubung dengan yang namanya internet.

Sejarah Jaringan Internet

Lahirnya internet berawal ketika Department of Defense USA (Depertemen Pertahanan Amerika Serikat) membangun sebuah jaringan komputer pada 1969. Jaringan komputer yang mereka namakan Advanced Research Project Agency NETwork (ARPANET) dibuat dengan tujuan untuk menghubungkan beberapa komputer yang berada di universitas serta melakukan penelitian militer. 

Pembuatan ARPANET yang paling utama ditujukan untuk membangun jaringan komunikasi komputer yang mampu bertahan terhadap serangan nuklir. Sejak pertama kali diluncurkan, jaringan ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Tak hanya digunakan untuk riset militer oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat saja, jaringan ini pun mulai mengembangkan perangkat lunak. Pada Mei 1974, Robert E.Kahn dari Departemen Pertahanan USA dan Vinton G.Cerf dari Stanford University mempublikasikan sebuah konsep yang kemudian dikenal dengan sebutan protocol TCP/ IP.

Konsep ini diadopsi oleh ARPANET pada 1983 untuk diajadikan sebagai protocol standard. Dalam ARPANET, konsep ini didukung oleh sebuah sistem operasi buatan University of California at Berkeley, yang dikenal dengan nama Berkeley Software Distribution Unix (Free BSD Unix).

Kecepatan Jaringan Internet

Pada awalnya, kecepatan jaringan internet yang digunakan oleh ARPANET hanya memiliki kapasitas yang kecil, yakni 52 Kbps. Namun, pada 1990, tepatnya setelah penutupan ARPANET, jaringan internet ini diteruskan oleh pihak universitas di Amerika Serikat dengan memasukkan beberapa universitas lain di Benua Amerika (Kanada dan Amerika Selatan) dan kecepatannya ditingkatkan menjadi 45 Mbps. 

Karena semakin banyaknya komputer yang terhubung dengan jaringan internet ini, kecepatan 45 Mbps dirasa sudah tidak mencukupi lagi. Akhirnya pada 1995, kecepatan jaringan internet ini kembali dinaikkan hingga mencapai 155 Mbps. Dan saat ini, kecepatan internet sudah memiliki kapasitas yang sangat tinggi, yakni sudah berada dalam order Gbps.

Topologi Jaringan Internet

Pada dasarnya, yang menjadi topologi utama jaringan internet adalah mesh-topology. Topologi ini menghubungkan banyak komputer dengan berbagai jenis jaringan melalui sebuah sistem yang dinamakan packet switching.

Dan yang menjadi pusat packet Switching ini adalah beberapa network acces point (NAP) yang berada di San Fransisco (Pacific Bell dan Merit Access Exchange (MAE) West), New Jersey (Sprint), di Chicago (Ameritech), dan di Washington, D.C (MAE East). Semua NAP ini ditangani oleh MFS Datanet. 

Domain dalam Jaringan Internet

Jaringan internet dibagi menjadi beberapa domain standard, yakni:

  • .com = organisasi komersil
  • .edu  = institusi pendidikan di Amerika
  • .ac    = institusi akademik
  • .gov  = institusi pemerintah
  • .mil   = organisasi militer
  • .net   = penyedia akses jaringan
  • .org   = organisasi non-profit

Selain pembagian domain seperti di atas, pembagian domain pun dilakukan berdasarkan negara, seperti:

  • .ca   =  Kanada
  • .sw   =   Swedia
  • .au   =  Australia
  • .id    =  Indonesia
  • .jp    =  Jepang
  • .my  =  Malaysia
  • .th   =  Thailand

Domain-domain tersebut memiliki alamat Internet Protokol (IP) yang berbeda. Menurut standard IP v4, sebuah IP harus terdiri atas 32 bit atau 4 angka biner yang dipisahkan oleh titik agar mampu diidentifikasi. Contoh alamat IP adalah 192.168.10.25 ; 222.124.135.40, dan lain sebagainya.

Macam dan Manfaat Jaringan Internet

Di era digital seperti sekarang ini, keberadaan jaringan internet tidak lagi sulit untuk ditemukan di berbagai tempat. Apalagi jika kita berada di kawasan yang termasuk sebagai ruang publik, sebagian besar sudah dilengkapi dengan media internet.

Jaringan internet yang tersedia di ruang publik, biasanya diwujudkan dengan sistem tanpa kabel atau wireless. Untuk proses pemancarannya menggunakan sinyal wifi dan dikenal dengan sebutan hot spot area.

Perkembangan internet pada saat ini memang berjalan dengan sangat cepat. Jaringan internet bukan lagi menjadi monopoli kalangan tertentu seperti kantor atau penyedia jasa layanan warung internet. Namun, dengan bantuan perangkat USB modem, kita bisa memiliki sebuah jaringan internet yang bisa digunakan dimana saja dan kapan saja.

Dengan adanya jaringan internet, dunia menjadi sebuah ruang tanpa sekat. Segala sesuatu bisa dilakukan secara serentak dalam jangka waktu yang sama meski terpisah oleh jarak. Itulah mengapa, internet pada saat ini menjadi sebuah kebutuhan pokok bagi sebagian besar manusia.

Semua sektor aktivitas manusia membutuhkan jaringan internet untuk mendukung kegiatan mereka. Mulai dari sektor swasta, pendidikan hingga pemerintahan pada saat ini hampir semua membutuhkan jaringan intenet sebagai akses komunikasi. Dengan adanya internet, maka proses komunikasi dan koordinasi bisa berjalan dengan lebih efektif.

Selain itu, dengan penemuan internet ini mampu merubah beberapa pola yang sebelumnya masih bersifat konvensional. Hal ini sudah bisa dilihat di sektor swasta, dimana beberapa kantor yang berada di kawasan kota besar mulai menciptakan sistem baru bagi karyawan mereka.

Diantaranya dengan membuat sebuah sistem kerja yang disebut dengan telecommuter. Telecommuter ini adalah sebuah sistem yang memindahkan proses pekerjaan seseorang dari kantor pada rumah mereka. Dengan demikian, seseorang tidak perlu berangkat ke kantor untuk menyelesaikan semua tugas kantor mereka. Cukup dengan bekerja di rumah menggunakan media internet, urusan pekerjaan kantor bisa diselesaikan dengan mudah.

Banyak kelebihan yang bisa didapatkan dengan penggunaan konsep telecommuter ini. Keuntungan bagi seorang karyawan adalah tidak perlu menghabiskan waktu di jalan menunggu kemacetan saat berangkat dan pulang kantor. Dengan demikian, energi tidak habis untuk menempuh perjalanan dan bisa lebih tercurahkan untuk berkonsentrasi menyelesaikan tugas dan pekerjaan kantor.

Di sisi lain, para karyawan yang menggunakan konsep seperti ini memiliki waktu yang lebih longgar untuk bisa berinteraksi dengan keluarganya.  Karena mereka tidak perlu keluar rumah untuk datang ke kantor sehingga waktu yang bisa digunakan untuk berkumpul dengan keluarga lebih sedikit.

Untuk perusahaan pun penggunaan konsep telecommuter dengan memanfaatkan jaringan internet ini pun membawa beberapa dampak yang menguntungkan. Antara lain, perusahaan tidak perlu memikirkan masalah tempat kerja dan juga untuk perawatan gedung kantor.

Dengan demikian biaya operasional pun bisa ditekan secara signifikan. Untuk kegiatan di kantor cukup ditujukan pada kegiatan yang membutuhkan penanganan fisik, seperti pelayanan pelanggan atau untuk layanan produk. Kebutuhan pengadaan perlengkapan kantor pun bisa lebih ditekan karena sistem kerja yang berbasis papperless atau meminimalisir penggunaan kertas.

Secara sosial, semakin banyak perusahaan yang menerapkan konsep kerja dengan metode seperti ini pun memiliki dampak yang cukup positif. Salah satunya hal ini bisa mengurangi angka kepadatan di jalan raya, terutama pada jam sibuk. Dari sisi psikologi, hal ini akan menekan angka stres masyarakat sehingga menjadikan hidup masyarakat menjadi lebih sehat.

Polusi udara pun bisa dikurangi karena jumlah kendaraan yang ada di jalan raya pun berkurang dengan adanya sistem telecommuter tersebut. selama ini salah satu sumber pencemaran udara terbesar disebabkan oleh hasil pembuangan dari kendaraan bermotor. Terutama hal ini terjadi pada saat jam kantor dimana pada saat itu, jumlah kendaraan yang berada di jalan raya mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Topologi Jaringan Internet

Dengan adanya manfaat dari penggunaan jaringan internet tersebut, perlu diketahui pula mengenai topologi jaringan internet. Topologi sendiri diartikan sebagai sebuah perwujudan dari hubungan sebuah komputer dengan komputer lain, agar bisa saling berhubungan.

Di Indonesia sendiri, ada 2 jenis penawaran yang berhubungan dengan Internet Service Protocol atau ISP tersebut. Dua penawaran tersebut adalah untuk penawaran individual serta untuk corporate. Untuk corporate, biasnaya mereka akan memiliki kriteria tersendiri mengingat kebutuhan untuk kalangan corporate biasanya lebih besar daripada untuk kepentingan individu. Beberapa jenis penawaran tersebut antara lain :

-          Personal Analog Dial Up

Dial Up merupakan sebuah jenis hubungan internet dengan menggunakan modem serta jaringan kabel telepon. Caranya, sebelum melakukan koneksi internet kita harus melakukan panggilan ke nomor telepon ISP.  Selanjutnya, pengguna akan memperoleh satu identitas pengguna serta akun surat elektronik yang berkecepatan 56 Kbps.

Biasanya, jenis koneksi ini lebih disukai oleh pengguna individu. Hal ini karena biaya yang harus dikeluarkan dinilai paling ringan walaupun kecepatan aksesnya tidak terlalu cepat. Selain itu, tidak diperlukan perangkat khusus untuk bisa menggunakan sistem jaringan ini. Cukup dengan menggunakan laptop atau perangkat komputer biasa, maka sebuah sistem koneksi bisa kita dapatkan dan kita bisa menjelajah di dunia maya.

-          LAN Analog Dial Up

Sistem jaringan ini biasanya digunakan oleh perusahaan, sekolah maupun lembaga pendidikan yang penggunaan internetnya tidak terjadi secara kontinyu. Dengan kata lain, internet hanya digunakan pada waktu tertentu saja.

Koneksi ini biasanya sesuai digunakan oleh institusi yang baru dalam tahap awal menggunakan internet dan ingin mengetahui tingkat efektivitas serta pengaruh internet dalam kinerja institusi mereka. Dengan menggunakan sistem ini, koneksi biasnya dibatasi untuk sepuluh komputer saja. Namun, jika internet hanya digunakan untuk akses surat elektronik saja, maka bisa digunakan lebih dari 10 komputer.

-          LAN Digital (ISDN)

Sistem jaringan ini menyediakan koneksi internet berkecepatan tinggi. Sistem ini hampir menyerupai koneksi LAN Analog, namun memiliki perbedaan yang cukup signifikan yang berpengaruh pada kinerja yang dihasilkan.

Perbedaan dari kedua jenis koneksi tersebut adalah, pada LAN Digital tidak menggunakan kabel telepon biasa sebagaimana yang digunakan pada LAN Analog. Pada LAN Digital, kabel yang digunakan adalah kabel digital.

Dengan pengunaan kabel digital ini, menghasilkan kinerja dan kecepatan yang lebih baik daripada penggunaan kabel telepon. Selain lebih cepat, menggunakan kabel digital juga menyebabkan jaringan internet yang diakses bisa lebih stabil.

Biasanya sistem ini cocok jika digunakan untuk mengunduh file yang memiliki ukuran besar atau sering menggunakan aplikasi multimedia. Koneksi ini juga harus menggunakan modem khusus ISDN serta router. Selain itu, koneksi ini sangat sesuai untuk kawasan yang tidak tersedia layanan kabel.

-          Dedicated LAN

Koneksi ini tidak lagi memanfaatkan kabel telepon, namun menggunakan kabel khusus untuk menyambungkan LAN yang digunakan dengan ISP. Dengan sistem ini, koneksi bisa berjalan selama 24 jam tanpa perlu melakukan panggilan pada nomor ISP.

ISP pun akan menyediakan bandwith yang cukup besar yang didasarkan pada permintaan pelanggan. Dengan demikian pembayaran langganan pun dilakukan secara tetap disesuaikan dengan kapasitas bandwith yang digunakan.


Terpopuler