10 Penyebab Kegagalan Pebisnis Pemula
23 November 2012 - dibaca : 5.477 kali

10 Penyebab Kegagalan Pebisnis Pemula

Kegagalan bagi seorang wirausaha pemula adalah hal yang wajar. Data statistik menunjukkan hampir 50 persen wirausaha pemula mengalami kegagalan dalam lima tahun pertama.

Pakar bisnis Amerika Serikat, Martin Zwilling, mengatakan, kegagalan dalam membangun sebuah bisnis merupakan tonggak awal menuju sukses. Para wirausaha pemula dapat belajar dari kesalahan mereka, menggunakan pengalaman untuk maju ke ide selanjutnya.

Martin yang merupakan pendiri Startup Professionals memberikan ringkasan 10 kegagalan, penyebab para wirausaha pemula gagal dalam membangun bisnis dan memberikan solusinya. Berikut satu hingga lima penyebab kegagalan dari 10 kegagalan seperti dikutip dari Youngentrepreneur.com:

1. Tidak ada rencana tertulis

Banyak wirausaha pemula yang gagal dalam memulai bisnis, karena mereka tidak menuliskan ide bisnisnya ke dalam tulisan. Disiplin menuliskan rencana bisnis merupakan cara terbaik bagi para wirausaha pemula untuk mengerti dan mewujudkan ide Anda menjadi sebuah bisnis.

2. Tidak mempunyai model pendapatan

Untuk sebuah lembaga non-profit pun harus menghasilkan pendapatan berupa donasi guna mengimbangi biaya operasional. Untuk itu, seorang wirausaha pemula harus membuat model pendapatan agar tidak mengalami kerugian, walaupun barang yang Anda tawarkan adalah gratis.

3. Peluang bisnis yang kecil

Tidak semua ide bisnis dapat meledak. Walaupun Anda yakin ide itu sangat bagus dan semua orang membutuhkan. Untuk itu, Anda harus tetap melakukan riset pasar tentang ide itu sebelum meluncurkan ke pasaran.

4. Tidak bisa mengeksekusi

Ide bisnis yang bernilai jutaan rupiah pun akan percuma, jika Anda tidak berani mengambil risiko untuk mengeksekusinya. Anda harus benar-benar menyiapkan diri mengambil risiko guna memasarkan ide bisnis untuk pertama kalinya.

5. Terlalu banyak kompetisi

Tidak memiliki pesaing adalah sebuah tanda bahwa itu berarti pasar untuk produk dan jasa Anda tidak ada. Namun, menemukan 10 perusahaan di bidang yang sama juga merupakan tanda bahwa pasar yang akan Anda masuki itu sangat ramai.

6. Tidak ada kekayaan intelektual

Jika seorang wirausaha pemula ingin mencari investor, Anda harus memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan terhadap pesaing Anda yang sudah menjelma menjadi perusahaan raksasa. Untuk itu, hak paten, merek dagang, dan hak cipta sangat penting dan elemen terbesar dari tahap penilaian perusahaan bagi investor profesional.

7. Tidak memiliki tim berpengalaman

Para investor sebelum berinvestasi dalam perusahaan Anda akan melihat siapa orang-orang yang ada di balik perusahaan Anda. Menemukan tim yang berpengalaman dalam perusahaan Anda akan membuat investor masuk dan siap menyokong ide bisnis Anda.

8. Meremehkan Sumber Daya

Sumber daya berupa dana segar merupakan hal yang penting, namun sumber daya lain seperti relasi dan sumber daya manusia untuk memasarkan produk Anda lebih penting. 

9. Marketing yang lemah

Walaupun produk anda diperbincangkan dalam masyarakat karena strategi "word of mouth", namun itu tidak menjadi jaminan suatu produk akan laku keras. Marketing tetap diperlukan, walaupun produk Anda sudah dikenal masyarakat, pemasaran yang efektif dan inovatif di berbagai media merupakan hal yang harus dijalankan. 

10. Menyerah terlalu dini

Penyebab umum para wirausaha awal gagal dalam merintis usaha adalah saat mereka sekali mengalami kegagalan, lalu mereka menyerah dan menutup usaha. Banyak contoh pengusaha seperti Steve Jobs dan Thomas Edison yang pada awal mengalami kegagalan, namun melesat sukses karena terus berusaha memperbaiki visi.

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler
loading...