Bacaan Rasulullah dalam Shalat Dzuhur
09 November 2012 - dibaca : 27.682 kali

Bacaan Rasulullah dalam Shalat Dzuhur

“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku shalat .”(HR Bukhari,Muslimin dan Ahmad)

Ada beberapa surat (dan ayat)di dalam al-Qur’an yang di baca Rasulullah saw  tatkala sedang mengerjakan shalat fardhu atau shalat sunnah. Surat atau ayat yang di pilih Rasulullah itu  ternyata berbeda-beda tergantung shalat yang dikerjakannya .

Kadang surat panjang dan kadang pula surat pendek. Surat apa yang  biasa dibaca Rasulullah (setelah membaca surat Al-Fatihah ) ketika menuaikan shalat Dzuhur ?

Ada beberapa hadist yang menjelaskan tentang bacaan Nabi ketika melaksanakan sholat Dzuhur. Dalam sebuah hadist di jelaskan: ”Pada rakaat pertama dan kedua beliau membaca Al-Fatihah dan dua surat (masing-masing rakaat). Beliau lebih memanjangkan bacaan pada rakaat pertama, tidak sebagaimana bacaan rakaat kedua.” (HR Bukhari dan Muslim)

Tetapi dalam hadist tersebut tidak di jelaskan surat apa yang di bahwa “Beliau membaca sekitar tiga puluh ayat dalam setiap rakaat sepanjang surat as-Sajadah (QS.32:30 ayat),yang di dalamnya sudah termasuk surat al-Fatihah.”(HR Ahmad dan Muslim).

Dengan demikian, kedua hadits di atas semata-mata menjelaskan panjang surat yang di baca. Sedang pada hadits lain, di terangkan bahwa ”Kadang Rasulullah membaca Was samaa-i wath Thaariq (ath-Thariq), Was samaa-I dzaatil buruj (Al buruj) Wal Laili Idzaa yaghsyaa (al-Lail) dan surat-surat yang semisal.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi). Ada pula hadist yang mengungkapkan bahwa kadang Rasulullah membaca idzas samaaun syaqqat (al-Insyiqaaq) dan surat-surat semisal.”(HR.Ibnu Khuzimah).

Bacaan surat dalam shalat Dzuhur memang tak dibaca keras tapi ”para sahabat  mengetahui bacaan Rasulullah saw dari gerakan jenggot beliau.” (HR.Bukhari dan Abu Daud ).

Sementara untuk dua rakaat terakhir ada satu hadist yang menerangkan bahwa ”Beliau menyingkat dua rakaat pertama sekitar setengahnya, kurang lebih membaca lima belas ayat” (HR.Ahmad dan Muslim). ”Kadang beliau memperpendek kedua rakaat itu hanya dengan memaca  surat Al-Fatihah.”(HR.Bukhari dan Muslim).

Demikian beberapa hadist  yang menjelaskan bacaan Rasulullah dalam shalat Dzuhur. Karena itulah jika kita mau mengikuti jejak Nabi dalam hal bacaan surat-surat yang di baca dalam sholat Dzuhur, pilihan surat-surat  yang diterangkan  dalam hadist diatas bisa menjadi pilihan. Hal itu tidak semata-mata sekedar mengikuti sunah Nabi tetapi juga berusaha menjalankan shalat sebagaimana diajarkan Rasullulah. Karena dalam hadits Rasullulah pernah bersabda “Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku shalat.”(HR Bukhari,Muslimin dan Ahmad ).

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler