Viskositas
03 November 2012 - dibaca : 15.840 kali

Viskositas

Viskositas

Viskositas merupakan pengukuran dari ketahanan fluida yang diubah baik dengan tekanan maupun tegangan. Pada masalah sehari-hari (dan hanya untuk fluida), viskositas adalah "Ketebalan" atau "pergesekan internal". Oleh karena itu, air yang "tipis", memiliki viskositas lebih rendah, sedangkan madu yang "tebal", memiliki viskositas yang lebih tinggi. Sederhananya, semakin rendah viskositas suatu fluida, semakin besar juga pergerakan dari fluida tersebut.

Viskositas menjelaskan ketahanan internal fluida untuk mengalir dan mungkin dapat dipikirkan sebagai pengukuran dari pergeseran fluida. Sebagai contoh, viskositas yang tinggi dari magma akan menciptakan statovolcano yang tinggi dan curam, karena tidak dapat mengalir terlalu jauh sebelum mendingin, sedangkan viskositas yang lebih rendah dari lava akan menciptakan volcano yang rendah dan lebar. Seluruh fluida (kecuali superfluida) memiliki ketahanan dari tekanan dan oleh karena itu disebut kental, tetapi fluida yang tidak memiliki ketahanan tekanan dan tegangan disebut fluide ideal.

Tipe-tipe perilaku viscous

1. Newtonian

Ini adalah aliran kental (viscous) sejati.Shear rate berbanding langsung dengan shear stress dan viskositas adalah tidak tergantung shear rate dalam kisaran aliran laminar.Fluida Newtonian tipikal adalah air, minuman berair seperti teh, kopi, beer, sirup gula, minuman karbonatasi, madu, juice saring dan susu.Fluida Newtonian adalah tipe sifat aliran paling sederhana.Karakteristik tipe aliran ini adalah cukup digambarkan dengan persamaan diatas (η = σ/γ).Fluida dengan viskotas tinggi disebut “viscous”, sedangkan viskositas rendah disebut “mobile”. banyak pangan fluida adalah tidak Newtonian, pada kenyataannya, mereka menyimpang sangat mendasar dari aliran Newtonian.

2. Non-Newtonian

Kebanyakan pangan fluida dan semifluida ada pada satu dari beberapa kelas fluida non-Newtonian

Plastic

Shear stress minimum, dikenal sebagai “yield stress” harus berlebih sebelum aliran mulai. Tipe aliran ini sering ditemukan pada bahan pangan, seperti catsup tomat, mayonnaise, krim oles, margarin

Pseudoplastik

Tipe aliran ini, meningkatnya shear force memberikan peningkatan sebanding pada shear rate yg lebih, tetapi kurva mulai pada awalnya. Salad dressing adalah contoh pangan. Banyak fluida pseudoplastik menunjukkan perilaku shear stress-shear rate hampir linear pada shear rate rendah. Itu disebut “Newtonian regime” .

Dilatant

Plot shear stress-shear rate tipe aliran ini mulai pada awal, tetapi disifatkan oleh peningkatan shear stress setimbang memberikan peningkatan shear rate lebih rendah. Contoh, padatan tinggi, suspensi pati kasar dan beberap sirup coklat. Tipe aliran ini hanya ditemukan pada cairan yg mengandung partikel rigid tidak larut berjumlah tinggi dalam suspense. Aliran dilatant agak jarang dalam industri pangan dan sangat langka pada produk pangan akhir.

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler