Pengertian Unsur Kimia
03 November 2012 - dibaca : 5.132 kali

Pengertian Unsur Kimia

  • Unsur kimia, biasanya disebut unsur, adalah bahan yang tidak dapat dibagi atau diubah menjadi bahan lain dengan metode kimia biasa.

    Partikel paling kecil untuk unsur adalah atom, yang terdiri dari elektron yang melingkari inti yang mengandung proton dan neutron.

    Nomor atom terdiri dari suatu unsur, Z adalah sama dengan nomor proton dalam atom unsur. Misalnya, karbon, unsur dengan nomor atom 6, memiliki 6 proton dalam nukleusnya. Semua atom dalam unsur memiliki nomor atom yang sama dan nomor proton yang sama. Tetapi, atom unsur yang sama mungkin berbeda dari segi jumlah neutron, dan dikenal sebagai isotop unsur.

    Massa atom suatu unsur, A, diukur dalam satuan massa atom (uja) dan hampir sama dengan jumlah proton dan neutron dalam inti sesuatu unsur. Sejumlah unsur adalah radioaktif dan dalam proses pengeroposan radioaktif.

    Unsur yang paling ringan adalah hidrogen dan helium, yang merupakan unsur yang pertama terbentuk pada Ledakan Besar (Big Bang). Semua unsur yang lebih berat adalah dibuat baik secara alami atau sintetis melalui berbagai cara nukleosintesis.

    Seperti pada tahun 2005, hanya ada 116 unsur yang diketahui, di mana 91 terbentuk secara alami. 25 unsur yang lain adalah buatan manusia; unsur yang pertama diproduksi manusia adalah Technetium pada tahun 1937. Semua unsur buatan manusia adalah radioaktif dengan waktu paruh pendek. Setiap unsur radioaktif yang terbentuk saat pembentukan Bumi sudah hancur.

    Cara yang terbaik untuk menampilkan semua unsur adalah tabel periodik, yang mengelompokkan unsur-unsur dengan sifat kimia yang sama.

    Hanya 9 unsur yang berwujud sebagai molekul sedangkan yang lain terdiri dari atom:
    1. Hidrogen (H2)
    2. Nitrogen (N2)
    3. Oksigen (O2)
    4. Fluorin (F2)
    5. Klorin (Cl2)
    6. Bromin (Br2)
    7. Yodium (I2)
    8. Fosfor (P4)
    9. Sulfur (S8)

Tatanama
Nama-nama resmi unsur kimia ditentukan oleh International Union of Pure and Applied Chemistry (IUPAC), yang biasanya menggunakan nama yang dipilih oleh ilmuwan yang menemukannya. Unsur kimia juga diberi simbol kimia unik, berdasarkan nama unsur itu. Misalnya, karbon memiliki simbol kimia 'C', sedangkan Natrium memiliki simbol kimia 'Na', yang diambil dari bahasa Latin, natrium. Simbol kimia dipahami di tingkat internasional sedangkan nama unsur lain membutuhkan terjemahan. Abjad satu simbol kimia selalu ditulis dalam huruf besar. Nama lengkap unsur tidak ditulis dalam huruf besar, kecuali pada awal kalimat.

Reaktivitas
Unsur-unsur bisa berpadu (bereaksi) untuk membentuk campuran seperti air dan lain-lain. Ada unsur, terutama unsur logam, dapat berpadu untuk membentuk struktur baru dengan komposisi yang bisa berubah.

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler