Cedera yang Sering Terjadi Usai Bercinta
21 Oktober 2012 - dibaca : 9.518 kali

Cedera yang Sering Terjadi Usai Bercinta

Seks bisa jadi datar-datar saja atau liar, tergantung pada gairah kedua pasangan. Saat bercinta mungkin Anda tidak sadar bahwa tubuh penuh dengan luka-luka atau memar, namun usai melakukannya barulah terasa.

Berikut beberapa cedera yang kerap terjadi saat bercinta, seperti dilansir Boldsky, Sabtu (20/10/2012):

1. 'Gigitan cinta'
Saat gairah sedang tinggi-tingginya, Anda atau pasangan bahkan tidak sadar melakukan gigitan yang benar-benar menyakitkan. 'Gigitan cinta' atau biasanya dikenal dengan cupang dapat terlihat merah dalam beberapa hari atau seminggu.

Mulut memiliki berbagai jenis bakteri, yang dapat menular. Jika menjadi bengkak, merah atau mengeluarkan nanah, maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda mungkin membutuhkan antibiotik.

2. Bekas goresan kuku
Banyak wanita yang tanpa sadar menggaruk punggung pasangannya saat berhubungan seks, terutama pada saat mencapai orgasme. Jika hanya goresan kecil dapat disembuhkan dengan menggunakan body lotion atau pelembab.

3. Kram paha
Seks adalah olahraga. Selama melakukan hubungan seks, paha, perut, otot-otot panggul dan lengan bergerak berlebihan. Setelah sesi panjang, Anda dapat mengalami kram di paha atau kaki bagian atas. Sakit ini bahkan dapat membuat Anda sulit untuk berdiri.

Satu-satunya obat untuk itu adalah bersantai atau meregangkan otot-otot. Lakukan 30-45 menit latihan otot paha, agar otot tidak kaku saat diajak bercinta.

4. Lecet di penis
Terlalu sering atau lama berhubungan seks dapat menyebabkan lecet-lecet kecil di penis, karena terlalu banyak mendapatkan tekanan. Jika penis mulai bengkak atau nyeri saat disentuh, hindari menggosoknya selama 2-3 hari karena bisa menyebabkan penis patah. Gunakan es untuk kompres dan libur untuk aktivitas seks untuk sementara waktu.

 

 

 

sumber : detikhealth

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler