Mohon Maaf atas tidak tercantumnya semua sumber dari konten yang ada di website ini.. Terima Kasih kepada semua yang telah menyadur dan mencantumkan referensi dari website ini, semoga bermanfaat untuk semua.
Agar Kosmetik Baru Tak Bikin Alergi
14 Oktober 2012 - dibaca : 97.855 kali

Agar Kosmetik Baru Tak Bikin Alergi

Ketika memilih produk kecantikan, seringkali Anda tak selalu langsung menemukan produk yang cocok. Setelah melakukan uji coba beberapa kali, Anda baru akan menemukan produk perawatan yang sesuai dengan kulit Anda. Terkadang proses uji coba ini membuat kulit wajah Anda bermasalah, seperti alergi, jerawat, sampai kulit kemerahan.

Untuk menghindari permasalahan kulit yang lebih parah setelah menggunakan sebuah produk kosmetik yang baru, sebaiknya Anda tak langsung mengganti sekaligus produk tersebut dalam waktu singkat.

"Kulit, khususnya wajah, merupakan bagian yang sangat sensitif dan butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan bahan kimia tertentu," ungkap Tusi, Product Specialist Oriflame, saat peluncuran Eco Beauty di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2012) lalu.

Ketika menggunakan produk kosmetik tertentu, kulit bereaksi dengan bahan kimia yang terkandung di dalamnya. Reaksi ini kadang menimbulkan alergi atau kemerahan di kulit, namun biasanya tidak akan berlangsung lama. Jika alergi ini berlangsung cukup lama, Anda patut waspada karena bisa jadi mungkin produk tersebut tak cocok untuk Anda.

Untuk menghentikan reaksi alergi ini sebaiknya Anda menggantinya dengan produk lain yang lebih sesuai. Namun, proses peralihan ini juga harus dilakukan secara bertahap.

"Mulailah dengan menggantikan produk kosmetik dimulai dari produk yang punya peran lebih kecil dibanding yang lain, dan lebih ringan. Misalnya dimulai dengan facial foam dan cleanser-nya," tambahnya. 

Kemudian, proses ini bisa dilanjutkan dengan penggunaan produk lainnya seperti aneka krim malam, krim pagi, dan lain-lain. Proses peralihan ini berfungsi memberi kesempatan pada kulit untuk mengenal bahan kimia pada produk yang akan digunakan sekaligus mengurangi tingkat ketergantungan pada produk sebelumnya.


Terpopuler