Tanda Bahaya Nifas
13 September 2012 - dibaca : 27.781 kali

Tanda Bahaya Nifas

Beberapa keadaan abnormal yang dapat menyertai nifas meliputi :

  1. 1. Keadaan abnormal pada rahim
    1. a. Subinvolusi uteri
    2. b. Perdarahan nifas sekunder

Yaitu merupakan perdarahan yang terjadi setelah 24 jam pertama. Penyebab utama yaitu terdapatnya sisa plasenta atau selaput ketuban (pada grandemultipara dan kelainan bentuk implantasi plasenta), infeksi pada endometrium dan sebagian kecil terjadi dalam bentuk mioma uteri bersamaan dengan kehamilan dan inversio uteri. 

  1. c. Flegmasia alba dolens

Flegmasia alba dolens merupakan salah satu bentuk infeksi puerperalis mengenai. Vena femoralis yang terinfeksi dan disertai pembentukan thrombosis dapat menimbulkan gejala klinik sebagai berikut :

1) Terjadi pembengkakan pada tungkai

2) Berwarna putih

3) Terasa sangat nyeri

4) Tampak bendungan pembuluh darah

5) Temperatur badan dapat meningkat

  1. 2. Keadaan abnormal pada payudara
    1. a. Bendungan ASI

1) Karena sumbatan pada saluran ASI

2) Tidak dikosongkan seluruhnya

3) Keluhan : Payudara bengkak, keras, terasa panas sampai suhu badan meningkat.

4) Penanganan : mengosongkan ASI dengan masase atau pompa, memberikan estradiol sementara menghentikan pembuatan ASI, dan pengobatan simtomatis sehingga keluhan berkurang.

  1. b. Mastitis dan abses mamae

Terjadi bendungan ASI merupakan permulaan dari kemungkinan infeksi mamae. Bakteri yang sering menyebabkan infeksi mamae adalah stafilokokus aerus yang masuk melalui putting susu. Infeksi menimbulkan demam, nyeri lokal pada mamae, terjadi perubahan warna kulit mamae. Penderita dengan mastitis perlu mendapatkan pengobatan yang baikdengan antibiotika dan obat simtomatis.

Infeksi mamae (mastitis) dapat berubah menjadi abses dengan kriteria warna kulit menjadi merah, terdapat rasa nyeri, pada pemeriksaan terdapat pembengkakan, dibawah kulit teraba cairan. Dalam keadaan abses mamae perlu dilakukan insisi agar nanahnya dapat dikeluarkan untuk mempercepat kesembuhan.

Nama:
Email:
Website:
Isi:

Terpopuler